Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 SD Halaman 22 23 24 25 26 27 28, Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan: Pembelajaran 2

by -
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 SD Halaman 22 23 24 25 26 27 28, Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan: Pembelajaran 2
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 SD Halaman 22 23 24 25 26 27 28, Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan: Pembelajaran 2

SEMANGATNEWS.COM – Berikut ini disajikan kunci jawaban untuk Kelas 5 SD/MI. Adik-adik dapat menggunakannya sebagai pedoman untuk belajar.

Kunci jawaban membahas tentang pembelajaran 2 yang dimulai dari halaman 18 sampai 29, pembelajaran 2, Subtema 1 Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan, Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan. Pembahasan kunci jawaban terdapat pada halaman 22, 23, 24, 25, 26, 27, dan 28.

Kunci jawaban ini juga disertai materi yang sesuai dengan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017. Materi tersebut meliputi ‘membaca peristiwa-peristiwa penting pada masa pemerintahan kolonial Inggris dan Belanda’, ‘membandingkan peristiwa-peristiwa penting pada masa pemerintahan kolonial Inggris dan Belanda’, ‘membaca teks tentang perubahan wujud benda’, ‘berdiskusi mengenai peristiwa membeku, mencair, dan menguap’, ‘melakukan percobaan untuk menunjukkan terjadinya peristiwa mencair, membeku, dan menguap’, ‘melakukan percobaan untuk mengetahui sifat hantaran panas/kalor’, ‘menyanyikan lagu berjudul “Rayuan Pulau Kelapa” ’, ‘menceritakan isi lagu “Rayuan Pulau Kelapa”’.

Kunci jawaban Tema 7 Kelas 5 ini juga diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Ayo Membaca

Bacalah dan pahamilah bacaan berikut!

Peristiwa-Peristiwa pada Masa Pemerintahan Kolonial Inggris

Setelah berhasil menguasai Indonesia, pemerintah Inggris kemudian mengangkat Thomas Stamford Raffles sebagai Letnan Gubernur di Indonesia. Raffles memulai tugasnya pada tanggal 19 Oktober 1811.

Kebijakan di Bidang Ilmu Pengetahuan
1. Mengundang ahli pengetahuan dari luar negeri untuk mengadakan berbagai penelitian ilmiah di Indonesia.
2. Raffles bersama Arnoldi berhasil menemukan bunga bangkai sebagai bunga raksasa dan terbesar di dunia. Bunga tersebut diberinya nama ilmiah Rafflesia Arnoldi.
3. Raffles menulis buku “History of Java” dan merintis pembangunan Kebun Raya Bogor. Kebun Raya Bogor merupakan kebun biologi yang mengoleksi berbagai jenis tanaman di Indonesia bahkan dari berbagai penjuru dunia.

Kebijakan di Bidang Ekonomi
1. Menghapus contingenten penyerahan diganti dengan sistem sewa tanah (land-rente).
2. Semua tanah dianggap milik negara. Maka, petani harus membayar pajak sebagai uang sewa.

Upaya Raffles menerapkan sistem pajak tanah mengalami kegagalan karena faktor-faktor berikut.
1. Sulit menentukan besar kecilnya pajak bagi pemilik tanah karena tidak semua rakyat mempunyai tanah yang sama.
2. Sulit menentukan luas sempitnya dan tingkat kesuburan tanah petani.
3. Keterbatasan pegawai-pegawai Raffles.
4. Masyarakat desa belum mengenal sistem uang.

Kebijakan di Bidang Pemerintahan, Pengadilan, dan Sosial

Dalam bidang ini, Raffles menetapkan kebijakan berikut:
1. Pulau Jawa dibagi menjadi 16 keresidenan termasuk Yogyakarta dan Surakarta.
2. Setiap keresidenan mempunyai badan pengadilan.
3. Melarang perdagangan budak.

Peristiwa-Peristiwa pada Masa Pemerintahan Kolonial Belanda

Pada tahun 1595, Belanda berangkat dari Eropa di bawah pimpinan Cornelis de Houtman dan sampai di Indonesia pada tahun 1596 dengan mendarat di Banten. Sejak pelayaran de Houtman, banyak berdiri perusahaanperusahaan dagang Belanda yang masing-masing memiliki kapal sendiri dan berlayar ke Indonesia.

Pembentukan VOC
Pedagang Belanda dengan didukung oleh pemerintahnya membentuk kongsi dagang yang bernama VOC (Vereenidge Oostindische Compagnie) pada tanggal 20 Maret 1602.

Tujuan VOC di Indonesia antara lain sebagai berikut.
1. Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting.
2. Menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia.
3. Melaksanakan monopoli perdagangan rempah-rempah.

Pengalihan Kekuasaan VOC kepada Kerajaan Belanda
Memasuki akhir abad ke-18, kejayaan VOC mulai merosot. Faktor internal yang menyebabkan kemerosotan VOC adalah sebagai berikut.
1. Banyak pegawai VOC melakukan korupsi.
2. Sulitnya melakukan pengawasan terhadap daerah penguasaan VOC yang sangat luas.

Faktor eksternal yang menyebabkan kemerosotan VOC adalah sebagai berikut.
1. Meletusnya Revolusi Prancis menyebabkan Belanda jatuh ke tangan Prancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte.
2. Penentangan oleh rakyat Indonesia terhadap VOC dalam bentuk peperangan yang banyak menyedot pembiayaan dan tenaga.

Pada tanggal 15 Januari 1808, Herman W. Daendels menerima kekuasaan dari Gubernur Jenderal Weise. Daendels dibebani tugas mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris karena Inggris telah menguasai daerah kekuasaan VOC di Sumatra, Ambon, dan Banda.

Sebagai gubernur jenderal, langkah-langkah yang ditempuh Daendels antara lain:
1. meningkatkan jumlah tentara dengan cara mengambil dari berbagai suku bangsa di Indonesia,
2. membangun pabrik senjata di Semarang dan Surabaya,
3. membangun pangkalan armada di Anyer dan Ujung Kulon,
4. membangun jalan raya dari Anyer hingga Panarukan sepanjang lebih kurang 1.100 km, dan
5. membangun benteng-benteng pertahanan.

Daendels menerapkan sistem kerja paksa (rodi). Daendels juga melakukan berbagai usaha untuk mengumpulkan dana dalam menghadapi Inggris, antara lain: mengadakan penyerahan hasil bumi, memaksa rakyat menjual hasil buminya kepada pemerintah Belanda dengan harga murah, mewajibkan rakyat Priangan untuk menanam kopi, dan menjual tanahtanah.

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 22

Ayo Berlatih

Pahamilah bacaan di atas!

Buatlah perbandingan pelaksanaan pemerintahan kolonial Inggris dan Belanda. Buatlah perbandingan dengan menggunakan prinsip: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana!

Jawaban:

Pemerintahan Kolonial Inggris dan Belanda

Siapakah tokoh yang paling terkenal pada masa pemerintahan kolonial di Indonesia?
– Inggris: Thomas Stamford Raffles
– Belanda: Cornelis de Houtman, W. Daendels, Janssens, Van den Bosh.

Di manakah daerah kekuasaannya?
– Inggris: Sumatra, Ambon dan Banda
– Belanda: Hampir seluruh wilayah Indonesia

Kapankah waktu pemerintahan kolonial di Indonesia dimulai?
– Inggris: 1811-1816
– Belanda: 1602-1945

Kebijakan apa yang diambil selama pemerintahan kolonial berlangsung?
– Inggris:
1. Sistem sewa tanah
2. Pembagian wilayah pulau Jawa menjadi 16 wilayah keresidenan
3. Kerja rodi
– Belanda:
1. Penyerahan hasil bumi
2. Tanam paksa
3. Undang-undang agraria
4. Kerja rodi

Bagaimana kondisi rakyat pada masa pemerintahan kolonial?
– Inggris: Sangat menderita
– Belanda: Sangat menderita

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 23

Ayo Berdiskusi

1. Bentuk kelompok diskusi yang beranggotakan 3-5 siswa.
2. Lakukan diskusi kelompok mengenai permasalahan berikut.
a. Faktor-faktor pendorong terjadinya penjelajahan samudra bangsabangsa Eropa.
b. Ringkasan peristiwa dibentuknya VOC.
c. Kondisi rakyat Indonesia pada masa pelaksanaan tanam paksa.

Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas. Beri kesempatan kepada setiap anggota kelompok untuk berbicara atau menjawab pertanyaan dari kelompok lain.

Ingat, saat berbicara di depan kelas, pastikan suaramu cukup jelas terdengar. Bicaralah dengan kalimat yang teratur dan tidak terburu-buru.

Jika kamu telah selesai presentasi, mintalah satu orang temanmu untuk memberikan penilaian seperti dalam tabel di bawah ini. Kamu juga memberikan penilaian terhadap presentasi seorang temanmu.

Jawaban:

Hasil Diskusi

a. Faktor-faktor pendorong penjelajahan samudra
– Rempah-rempah sangat mahal di Eropa.
Pada waktu itu pasokan rempah-rempah disalurkan ke Eropa dilakukan melalui jalur darat di Konstantinopel. Konstantinopel dikuasai oleh Turki, sedang Turki berselisih dengan bangsa-bangsa Eropa, sehingga pasokan rempah-rempah menjadi tersendat. Bangsa-bangsa Eropa membutuhkan rempah-rempah untuk pengawet makanan, obat-obatan dan bumbu masak, oleh karena itu bangsa Eropa membuat alternatif baru dalam memasok kebutuhan mereka.
– Mencari kekayaan (gold)
Mencari daerah sumber penghasil rempah-rempah dan pencarian ini dilakukan melalui jalur laut.
– Menyebarkan agama (Gospel)
Dalam mencari kekayaan, misi mereka juga diikuti oleh misi menyebarkan agama (Gospel) sesuai dengan perintah pemuka agama bangsa-bangsa Eropa. Misi khusus tersebut dianggap tugas suci dalam menyebarkan ke daerah jajahan, dan dipelopori oleh bangsa Portugis.
– Adanya keinginan mencari kejayaan (Glory)
Di Eropa, ada anggapan bahwa apabila suatu negara mempunyai banyak tanah jajahan, negara tersebut termasuk negara yang jaya (glory), sehingga negara-negara di Eropa berlomba-lomba untuk mencari tanah jajahan sebanyak-banyaknya.
– Perkembangan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)
Dengan ditemukannya kompas untuk menjelajah, dikembangkannya teknik pembuatan kapal untuk menjelajah samudra dan ditemukannya mesiu untuk persenjataan.

b. Ringkasan peristiwa dibentuknya VOC
Belanda sampai di Indonesia pada tahun 1596, kemudian makin banyak pedagang-pedagang Belanda yang ada Indonesia dengan memiliki armada kapal sendiri. Agar tidak ada persaingan/perselisihan antar pedagang Belanda sendiri, maka pada tanggal 20 Maret 1602 dengan didukung pemerintah Belanda, maka dibentuklah VOC (Vereenidge Oostindische Compagnie) yang bertujuan : (1) Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting, (2) Menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia, (3) Melaksanakan monopoli perdagangan rempah-rempah.

c. Kondisi rakyat Indonesia pada masa pelaksanaan tanam paksa
Pelaksanaan tanam paksa kondisinya sangat memberatkan rakyat Indonesia. Banyak tanah terbengkalai akibat rakyat dipaksa lebih memperhatikan tanaman ekspor, sehingga tanaman milik rakyat sendiri banyak yang gagal panen, sehingga rakyat makin menderita, wabah penyakit merajalela, bahaya kelaparan melanda rakyat, menyebabkan banyak yang meninggal sehingga jumlah penduduk menurun tajam.

Ayo Membaca

Perubahan Wujud Benda

Benda-benda di sekitar kita memiliki sifat dan ciri yang unik. Dengan memahami sifat-sifat benda, kita dapat mempelajari fenomena alam yang terjadi di sekitar kita dengan baik. Dengan memahami sifat benda, kamu tahu apa yang akan kamu lakukan ketika kamu berada di sungai, di laut, atau di danau. Dengan mengetahui sifat benda, kamu tahu apa yang akan kamu lakukan untuk mengubah bentuk benda-benda tersebut.

Meskipun hanya tiga wujud benda, tetapi ketiganya dapat mengalami perubahan wujud dengan cara yang berbeda. Perubahan wujud benda disebabkan oleh lingkungan yang berubah, misalnya suhu lingkungan yang menjadi panas atau dingin. Perubahan wujud suatu benda yang terjadi antara lain adalah peristiwa membeku, mencair, menguap, mengembun, atau menyublim.

Membeku merupakan perubahan wujud benda cair menjadi benda padat. Perubahan ini terjadi karena suhu di lingkungan menjadi dingin. Benda cair akan membeku jika suhunya di bawah 0°C. Perubahan air menjadi es merupakan salah satu peristiwa yang sering dijumpai sehari-hari.

Mencair merupakan perubahan wujud benda padat menjadi benda cair akibat suhu yang panas. Beberapa peristiwa di sekitarmu mudah kamu temui untuk menunjukkan peristiwa ini. Salah satunya ialah es mencair.

Menguap merupakan perubahan wujud benda cair menjadi benda gas. Peristiwa ini mudah dijumpai ketika ada kegiatan masak-memasak. Pada saat air dipanaskan di atas api kompor, dalam beberapa saat, air akan mendidih. Peristiwa mendidih adalah contoh terjadinya penguapan atau perubahan dari benda cair ke gas dan pada saat yang sama, terjadi pengurangan volume air.

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 24 dan 25

Ayo Berdiskusi

1. Jelaskan perbedaan peristiwa membeku dan mencair!
Jawaban:
Membeku: Dari benda cair menjadi benda padat
Mencair: Dari benda padat menjadi benda cair

2. Jelaskan perbedaan peristiwa membeku dan menguap!
Jawaban:
Membeku: Dari benda cair menjadi benda padat
Menguap: Dari benda cair menjadi benda gas

3. Jelaskan perbedaan peristiwa mencair dan menguap
Jawaban:
Mencair: Dari benda padat menjadi benda cair
Menguap: Dari benda cair menjadi benda gas

4. Apa saja yang menyebabkan terjadinya peristiwa membeku, mencair dan menguap?
Jawaban:
Perubahan suhu

5. Peristiwa sehari-hari apa sajakah yang menunjukkan terjadinya peristiwa mencair?
Jawaban:
Es batu terkena sinar matahari.

6. Peristiwa sehari-hari apa sajakah yang menunjukkan terjadinya peristiwa membeku?
Jawaban:
Air disimpan di dalam lemari es.

7. Peristiwa sehari-hari apa sajakah yang menunjukkan terjadinya peristiwa menguap?
Jawaban:
Air laut terkena sinar matahari.

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 26

Ayo Mencoba

Bersama dengan teman sekelompokmu, rancanglah percobaan untuk menunjukkan terjadinya peristiwa mencair, membeku, dan menguap.
1. Siapkanlah alat dan bahan yang diperlukan.
2. Tulislah tahap dan langkah-langkahnya.
3. Gambarlah setiap tahapan yang kamu rancang.
4. Lakukan percobaan sesuai tahap yang telah kamu rancang.
5. Catatlah setiap perubahan yang terjadi dengan saksama.
6. Buatlah laporan hasil percobaanmu ke dalam sebuah poster.
7. Pada poster, jelaskan perbedaan utama ketiga peristiwa perubahan wujud benda tersebut.
8. Gambarkanlah hubungan antara ketiga perubahan wujud benda tersebut dalam sebuah bagan, dan jelaskanlah.
9. Presentasikan hasil percobaanmu dengan percaya diri.

Jawaban:

Percobaan Peristiwa Mencair, Membeku dan Menguap

Alat dan Bahan
– Lilin
– Korek api
– Sendok
– Air secukupnya

Langkah Kegiatan
– Percobaan mencair dilakukan dengan membakar lilin menggunakan korek api.
– Amati apa yang terjadi pada lilin setelah dibakar.
– Percobaan peristiwa membeku dapat dilakukan dengan cara mengamati lilin yang telah mencair.
– Amati apa yang terjadi pada lilin yang mencair setelah beberapa menit.
– Percobaan menguap dapat dilakukan dengan membakar sendok yang berisi air
– Amati apa yang terjadi dengan air yang ada di atas sendok.

Poster Peristiwa Perubahan Wujud Benda

Ayo Bernyanyi

Kamu telah mempelajari wujud-wujud benda berupa padat, cair, dan gas beserta sifat-sifatnya. Benda berwujud gas tidak dapat dilihat, tetapi dapat dirasakan. Contohnya adalah angin. Saat kamu di pantai, kamu dapat merasakan embusan angin. Angin juga menerpa daun-daun kelapa sehingga tampak melambai-lambai. Kini, ayo berlatih menyanyikan lagu berjudul “Rayuan Pulau Kelapa”.

Nyanyikanlah lagu “Rayuan Pulau Kelapa” dan bacalah notasi angkanya. Gerakkan tangan dan badanmu sesuai dengan tinggi rendah nada.

Lagu “Rayuan Pulau Kelapa” merupakan salah satu lagu wajib. Apakah lagu wajib itu? Lagu wajib adalah lagu yang wajib dipelajari oleh siswa dalam rangka menanamkan rasa cinta tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan membakar semangat perjuangan agar selalu menyala.

Ciri-ciri lagu wajib antara lain sebagai berikut.
1. Lirik lagu wajib bertujuan untuk menanamkan sikap cinta tanah air, kepahlawanan, nasionalisme, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.
2. Biasanya, lagu wajib menggunakan irama yang penuh semangat dan atau berupa himne.
3. Lagu-lagu wajib diajarkan, dipelajari, dan dihayati sesuai dengan maksud dan tujuan yang terkandung di dalamnya.

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 7 Halaman 28

Ayo Berlatih

Jelaskan isi lagu “Rayuan Pulau Kelapa” dengan kata-katamu sendiri. Tuliskan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perhatikan penggunaan katakata baku. Perhatikan pula penggunaan tanda baca yang benar. Tuliskan dalam kotak berikut.
Jawaban:
Lagu Rayuan Pulau Kelapa menjelaskan tentang negeri Indonesia yang sangat elok dan pasti sangat dicintai oleh rakyatnya. Harapannya akan selalu menjadi negeri tumpah darah yang akan tetap dipuja sepanjang masa. Indonesia adalah negeri yang aman dan makmur, negerinya dikenal dengan nama pulau kelapa yang dikenal amat subur. Juga disebut dengan pulau melati, karena keindahannya. Negeri ini menjadi pujaan seluruh bangsa di dunia karena keindahannya. Keindahan pulau ini terlihat dari adanya pulau kelapa di pantai yang seolah menari. Bahkan para pengelana dunia membicarakan (berbisik-bisik) keindahan Indonesia.

Ayo Renungkan

1. Kamu telah memahami konsep dan pengetahuan mengenai informasi dari bacaan sejarah mengenai pemerintahan kolonial di Indonesia. Salah satunya tentang penderitaan yang dialami oleh rakyat Indonesia akibat penindasan dan kekejaman yang dilakukan pemerintahan kolonial. Bandingkan kondisi kehidupan pada masa pemerintahan kolonial dan kondisi kehidupan seperti yang kamu alami sekarang! Apa yang kamu rasakan? Bagaimanakah kamu mensyukuri kehidupanmu sekarang ini?
2. Kamu telah memahami konsep dan pengetahuan mengenai perpindahan kalor. Tuliskan benda-benda dalam kehidupan sehari-hari yang dapat berubah wujud karena perpindahan kalor.

Kerja Sama dengan Orang Tua

Bersama orang tua atau anggota keluargamu yang lain, amatilah kegiatan sehari-hari keluargamu di rumah. Identifikasilah, lalu tuliskan kegiatankegiatan yang menunjukkan adanya perubahan wujud benda.

*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Sumber:
– Buku Guru SD/MI Kelas V Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Siswa SD/MI Kelas V Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Semangatnes.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.