Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 53 54 58 59, Subtema 2: Pemimpin Idolaku, Pembelajaran 1

by -
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 53 54 58 59, Subtema 2: Pemimpin Idolaku, Pembelajaran 1
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 53 54 58 59, Subtema 2: Pemimpin Idolaku, Pembelajaran 1

SEMANGATNEWS.COM – Kunci jawaban berikut khusus untuk adik-adik Kelas 6 SD/MI. Kunci jawaban membahas materi pembelajaran 1 yang dimulai dari halaman 53 sampai 60.

Materi dalam kunci jawaban ini merujuk pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2018 untuk Kelas 6 SD/MI. Soal yang dibahas terdapat pada halaman 53, 54, 58, dan 59, Subtema 2 Pemimpin Idolaku, Tema 7 Kepemimpinan.

Materi pada kunci jawaban ini meliputi ‘berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan dan contoh kegiatan yang sesuai’, ‘menjelaskan nilai-nilai persatuan’, ‘menyusun konsep urutan isi pidato’.

Semoga kunci jawaban ini dapat adik-adik gunakan sebagai pedoman dalam belajar. Kunci jawaban ini juga diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 7 Halaman 53 54 55

Ayo Menulis

Kamu sudah belajar tentang kepemimpinan dan nilai-nilai yang harus dimiliki. Di sekitar kita banyak pemimpin yang baik dan kita mengidolakannya. Apakah kamu memiliki seorang pemimpin idola? Siapakah dia? Mengapa kamu mengidolakannya?

Tulislah pemimpin idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Jangan lupa menuliskan contoh kegiatan yang telah dilakukannya.
Jawaban:
Pemimpin idola saya adalah ayah saya sendiri. Beliau orangnya ramah, supel bergaul dengan semua orang tanpa membeda-bedakan, agamis, selalu bersyukur, selalu optimis dan selalu berpikiran positif, adil, tegas, bahkan terhadap anaknya sendiri.  Kegiatan yang saya senangi yang berasal dari beliau adalah program 1 jam bersama keluarga tanpa Gadget (perangkat elektronik). Jadi setiap hari kami menghabiskan waktu bersama selama 1 jam tanpa gadget.  Kegiatan yang kami lakukan macam-macam selama program 1 jam tanpa gadget tersebut, bisa berdiskusi sambil bersantai di teras rumah, rekreasi atau makan bersama keluarga atau kegiatan yang lainnya.  Dengan kegiatan tersebut maka timbul diantara kami sekeluarga rasa kebersamaan dan rasa persatuan diantara anak-anak beliau semakin kuat.

Diskusikan tulisanmu dengan tulisan teman satu kelompokmu. Adakah persamaan antara hasil tulisanmu dengan hasil tulisan rnereka? Gabungkanlah nilai-nilai kepemimpinan tokoh idolamu dan nilai-nilai kepemimpinan yang dimiliki oleh pemimpin idola teman satu kelompokmu.

Pilihlah tiga nilai kepemimpinan dan contoh kegiatannya yang patut diteladani. Tuliskan ketiga nilai tersebut pada kotak yang bertuliskan ‘nilai’ dan tuliskan kegiatan yang telah dilakukannya pada kotak di sebelah kanan.
Jawaban:

Sampaikan hasil kerja kelompokmu kepada teman satu kelas. Apakah kamu melihat persamaan dan perbedaannya?

Pemimpin idola dapat berasal dari berbagai kalangan. Diskusikan siapa saja para pemimpin idola teman sekelasmu. Apakah mereka bekerja di bidang politik, sosial, budaya, ekonomi atau pendidikan. Catat hasil diskusimu. Kamu bisa mempelajari contoh yang diberikan.

Jawaban:

Nama
Pemimpin
Idola
Posisi Bidang Prestasi
Poli-
tik
Eko-nomi Sosial Buda-
ya
Pendi-dikan
Badru Kepala
Desa
Menjalankan program budaya tegur sapa
Dr. Bambang Wibowo, S.Og (K) Kepala RS Kariadi Semarang Pelayanan Jaminan Kesehatan Terbaik
Sulfa Fuadi Ketua Primkop Tahu Tempe Brebes Keterbukaan dan Efisiensi Primer Koperasi Tahu Tempe (Primkopti) Brebes
Drs. I Wayan Rika, M.Pd Kepala SMAN 4 Denpasar Hasil UN Terbaik SMA tahun 2016
Ki Mantheb Sudharsono Dalang Penghargaan Makara Utama bidang sosial budaya atas dedikasi Ki Manteb Soedharsono kepada dunia wayang di Indonesia.

Pemimpin idola memiliki nilai-nilai yang terlihat dalam kegiatan kesehariannya. Sebaiknya, kita banyak belajar dari para pemimpin yang menjadi pujaan atau idola kita.

Kamu bisa menuliskan tokoh idolamu, lembaga tempatnya bekerja, tugas, dan manfaat kelembagaan pada tabel berikut. Perhatikan contoh yang ada sebelum mengerjakan tugasmu.

Jawaban:

No. Pemimpin Idola Kelembagaan Tugas Manfaat Lembaga
1. Dokter Rumah Sakit (Sosial)
  1. Melakukan pemeriksaan dan mendiagnosa penyakit pasien secara cepat dan tepat.
  2. Memberikan terapi untuk kesembuhan penyakit pasien.
  3. Memberikan pelayanan kedokteran secara aktif kepada pasien pada saat sehat dan sakit.
  4. Menangani penyakit akut dan kronik.
  1. Tempat warga berobat
  2. Tempat warga mendapatkan obat
  3. Tempat mendapatkan perawatan kesehatan masyarakat
  4. Tempat masyarakat dan keluarga mendapatkan informasi tentang kesehatan
2. Kepala Keluarga Rumah (Sosial)
  1. Memelihara fisik keluarga dan para anggotanya.
  2. Memelihara sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
  3. Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
  4. Sosialisasi antar anggota keluarga.
  5. Pengaturan jumlah anggota keluarga.
  6. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
  7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
  8. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.
  1. Mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan.
  2. Mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
  3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik.
  4. Fungsi Religius. Tugas keluarga adalah memperkenalkan dan mengajak anak dalam kehidupan beragama.
  5. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga adalah mencari sumber-sumber kehidupan.
3. Ketua RT Rukun Tetangga (Politik)
  1. Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota.
  2. Memelihara Kerukunan hidup warga;
  3. Menyusun rencana & melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi masyarakat.
  1. Pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan
  2. Pemeliharaan keamanan, ketertiban, dan kerukunan hidup antarwarga;
  3. Pembuatan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan
  4. Penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat
4. Ketua RW Rukun Warga (Politik)
  1. Menggerakan Swadaya gotong royong partisipasi masyarakat diwilayahnya
  2. Membantu kelancaran tugas pokok LPM di desa dan kelurahan dalam bidang pembangunan
  1. Pengkordinansian pelaksanaan tugas tugas RW
  2. Fasilitas dalam hubungan antar RW dan antar masyarakat dengan Pemerintahan Desa atau kelurahan dan Daerah
5. Kepala Desa/lurah Pemerintah Desa
(Politik)
  1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD;
  2. Mengajukan dan menetapkan rancangan peraturan desa;
  3. Menyusun dan mengajukan rancangan APBDesa untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD;
  4. Membina kehidupan dan perekonomian masyarakat desa;
  5. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang- undangan.
  1. Meningkatkan kesejahteraan dan ketertiban masyarakat;
  2. Melaksanakan kehidupan demokrasi;
  3. Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih.
  4. Menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa;
  5. Menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik;
  6. Melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa;
  7. Membina, mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat;
6. Bupati/
Walikota
Pemerintah Kabupaten (Politik)
  1. Memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten bersama DPRD;
  2. Mengajukan rancangan Perda;
  3. Menetapkan Perda yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD;
  4. Mengupayakan terlaksananya kewajiban Daerah;
  5. Mewakili Daerahnya di dalam dan di luar pengadilan.
  1. Menyediakan sarana sosial dan sarana umum yang layak.
  2. Mengembangkan sistem jaminan sosial.
  3. Menyusun perencanaan dan tata ruang pada daerah yang bersangkutan.
  4. Melestarikan lingkungan hidup.
  5. Membentuk dan menerapkan berbagai peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan kewenangannya.
7. Kepala Sekolah Pendidikan
  1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan. membina kesiswaan.
  2. Melaksanakan bimbingan dan penilaian bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya.
  3. Menyelenggarakan administrasi sekolah.
  4. Merencanakan pengembangan, pendayagunaan, dan pemeliharaan sarana prasarana.
  5. Melaksanakan hubungan sekolah dengan lingkungan, orang tua dan / masyarakat
  1. Mengembangkan pola berpikir anak didik, mencerdaskan dan memberikan pengetahuan yang luas;
  2. Tempat bersosialisasi dengan teman sebaya, para pendidik atau orang yang ada di lingkngan sekitar;
  3. Menumbuhkan sifat kedewasaan anak didik;
  4. Mengembangkan bakat anak didik untuk terjun dalam masyarakat;
  5. Memberikan bekal yang cukup sesuai kebutuhannya di masyarakat.
8. Kepala Cabang Bank Bank (Ekonomi)
  1. Mengawasi serta melakukan koordinasi kegiatan operasional bank
  2. Memonitor kegiatan operasional bank
  3. Melakukan pengembangan kegiatan operasional bank
  4. Observasi atas kinerja karyawan Bank
  5. Memberikan solusi terhadap semua masalah yang dihadapi bank
  6. Memberi penilaian terhadap kinerja karyawan
  1. Mendukung kelancaran mekanisme pembayaran
  2. Penghimpunan dana simpanan nasabah
  3. Mendukung kelancaran transaksi perbankan
  4. Penyimpanan surat berharga
  5. Memberikan pinjaman kepada nasabah yang membutuhkan.
  6. Pemberian jasa-jasa lainnya
9. Ketua Koperasi Koperasi (Ekonomi)
  1. Mengendalikan seluruh kegiatan koperasi
  2. Memimpin dan mengontrol jalannya aktivitas koperasi
  3. Menandatangani surat penting
  4. Mengambil keputusan atas hal-hal yang dianggap penting.
  5. Mengkoordinasikan pengadministrasian koperasi.
  1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
  2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
  3. Meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi
  4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi
10. Ketua Pusat Budaya Budaya
  1. Mengembangkan dan mempertahankan budaya yang ada di masyarakat agar tidak mengalami kepunahan.
  2. Menggali budaya-budaya daerah yang ada untuk memperkaya budaya nasional
  1. Pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, seni, lingkungan, pendidikan pada masyarakat yang ada pada suatu daerah/negara.
  2. Berperan serta dalam pelestarian seni dan budaya. baik seni dan budaya daerah maupun nasional akan tetap dapat lestari dan berkembang.

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 7 Halaman 58

Ayo Membaca

Kita mengidolakan seorang pemimpin karena kita tahu mereka bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Ayo, belajar dari salah seorang pemimpin yang patut kita teladani melalui bacaan berikut!

Pamanku, Lurah Idola

Ini cerita tentang pamanku, Badi namanya. Ia seorang lurah di desanya. Warga biasa memanggilnya dengan sebutan Pak Lurah. Tetapi, aku tahu mereka mengenal dekat, hormat, serta sayang kepada beliau.

Walau menjabat sebagai lurah, pamanku hidup sederhana. Gaji dan fasilitas yang diperolehnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadinya. Rumahnya tetap mungil sederhana, hanya berlantai semen.

“Ah, untuk apa rumah mewah, berlantai keramik? Yang penting bersih dan nyaman saja. Lantai semen justru terasa lebih dingin kan?” ujarnya ketika aku mengomentari rumahnya.

Ternyata, dari cerita bibi aku tahu. Paman menyisihkan gajinya justru untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. Dibangunnya balai belajar sederhana untuk tempat warga belajar membaca. Paman ingin warganya maju. Ia ingin warganya melek informasi.

Membaca merupakan salah satu cara untuk membuka pintu informasi.

Bergantian dengan bibi, di sore hari, paman mengajar membaca di balai belajar. Ia sabar dan penuh canda, sehingga warga tak sungkan belajar dengannya. Kadang warga seperti lupa, bahwa sang guru adalah lurah, pejabat pemerintahan desa. Paman sedikit demi sedikit juga menyediakan berbagai buku di balai belajar. Berbagai buku disediakan, seperti buku bercocok tanam, pemeliharaan hewan, atau buku pengetahuan umum tersedia di sana. Ia selalu menyisihkan sebagian gajinya untuk membeli buku di pasar buku bekas.

Bukan hanya memikirkan kesejahteraan warganya, pamanku juga selalu bermusyawarah dengan warga sebelum menentukan kebijakan. Aku ingat, pernah sekali waktu sekelompok investor datang menemui paman. Mereka ingin membangun toko swalayan di desa. Sebagai lurah, paman dapat saja langsung menyetujui, tetapi paman justru mengumpulkan warga untuk berdiskusi. Dikemukakannya dampak positif dan negatif jika ada toko swalayan di desa mereka.

Sebagian besar warga tidak setuju karena khawatir akan mengalahkan usaha kecil warga. Warung dan pasar tradisional akan tersaingi. Tanpa ragu paman pun menolak rencana pembangunan toko swalayan tersebut.

Aku yakin, banyak warga yang ingin dipimpin oleh lurah seperti Pak Badi, pamanku. Seorang pemimpin yang memilih untuk tidak menjulang tinggi di tengah kesederhanaan warganya. Seorang pemimpin yang memilih untuk berjuang maju bersama warganya.

Perhatikan nilai-nilai yang dimiliki oleh tokoh pemimpin pada teks bacaan di atas. Sebagai seorang pemimpin, ia sedang mengamalkan nilai-nilai persatuan. Apa yang dilakukannya merupakan wujud dari cintanya terhadap tanah air. Berikut nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”.
1. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara apabila diperlukan.
2. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
3. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
4. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
5. Memajukan persatuan dan kesatuan bangsa.

Apakah kamu telah menerapkan nilai-nilai persatuan? Tulislah contoh penerapan nilai-nilai persatuan saat kamu berada di sekolah. Jangan lupa sertakan manfaatnya bagimu dan lingkungan sekitarmu.
Jawaban:
Penerapan nilai-nilai persatuan
– Berteman tanpa membeda-bedakan
– Menghormati teman yang berbeda suku, agama dan ras
– Berkorban membantu teman yang mengalami kesusahan

Manfaat untuk diri sendiri
– Banyak teman
– Mendapat balasan respek/hormat dari teman-teman
– Kepuasan hati, teman bertambah banyak

Manfaat untuk lingkungan
– Timbul kebersamaan, kekeluargaan
– Timbul kebersamaan, kekeluargaan, solidaritas makin tinggi
– Timbul semangat kekeluargaan, kebersamaan makin terjalin

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 7 Halaman 59

Ayo Mencoba

Lurah idola, seperti tokoh dalam cerita sebelumnya, memang dicintai masyarakatnya. Penduduk dengan beragam latar belakang agama, sosial, suku bangsa, dan budaya dapat bersatu karena seorang lurah yang bekerja keras untuk penduduknya.

Sebagai pelajar, kamu pun dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkunganmu. Buatlah rencana pidato yang mengajak teman sekolahmu untuk membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumah untuk belajar membaca. Susunlah naskah pidato dengan struktur penyusunan pidato yang telah dipelajari sebelumnya.

Jawaban:

– Salam pembuka
Assalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh
Pertama-pertama, kita ucapkan puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana pada hari ini berkat kasih sayangNya, kita dapat berkumpul bersama disini.

– Pendahuluan
Perkenankanlah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan sedikit data yang saya peroleh, semoga dengan penyampaian data ini dapat menggugah hati kita sebagai generasi penerus bangsa. Berdasarkan studi “Most Littered Nation In The World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada bulan Maret tahun 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang diteliti soal minat membaca.  Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Sungguh memprihatinkan, jika rakyat Indonesia masih sangat rendah dalam hal minat membaca.

-Inti
Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa? Hanya prihatin? …. Jika hanya prihatin yang bisa kita lakukan, maka seluruh pejuang-pejuang bangsa yang kini terbaring kaku di pemakaman hanya bisa menangis, melihat cucu-cucu mereka sekarang telah ingkar nikmat, tidak bersyukur atas jerih payah perjuangan para pahlawan yang dengan rela berkorban apa saja, bahkan dengan nyawa.

-Keterangan lengkap
Oleh karena itu saya mengajak teman-teman untuk melakukan aksi nyata, bukan NATO, Not Action Talk Only, yang artinya tidak ada aksi hanya bicara saja. Bagaimana caranya? Banyak…. Kita dianugerahi akal pikiran, ciptakan kreativitas yang membuat kita dan orang-orang di sekitar kita menjadi tertarik untuk membaca.  Kita bisa mengajak adik-adik kelas kita untuk sering mengunjungi perpustakaan, kita bisa bersedekah ilmu dengan mengajar adik-adik kelas kita yang belum bisa membaca di luar jam pelajaran, kita bisa menyisihkan uang jajan kita untuk kita belikan buku, kita bisa bersilaturahmi/berkunjung ke rumah tetangga-tetangga kita yang belum bisa membaca, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan sesuai dengan kreativitas kita.

-Penutup
Semoga dengan kepedulian ini, kita bisa menyebarkan aura semangat positif dan optimis terhadap lingkungan sekitar kita, yang mana dengan tindakan kita masyarakat ikut tergugah dan turut berpartisipasi dalam gerakan minat baca ini, karena membaca adalah jendela dunia. Bila kita telah melakukan berbagai kegiatan tersebut, maka kita tidak lagi ingkar nikmat kemerdekaan, kita bisa berjalan tegak dan berkata “Inilah aku, generasi pengisi kemerdekaan”

-Salam penutup
Demikianlah sedikit kata yang bisa saya sampaikan, jika ada kurang sempurnanya saya mohon maaf, karena kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Teks pidato harus memuat:

1. Salam pembuka
Berisikan kalimat sapaan (selamat pagi, selamat siang, selamat malam, dan lain-lain)

2. Pendahuluan
Memaparkan topik permasalahan yang akan dibahas. Kali ini, kamu akan membahas pengamalan persatuan dan kesatuan di lingkungan, yaitu meningkatkan kualitas warga. Kamu akan membantu adik kelas atau warga di lingkungan rumahmu untuk membaca.

3. Inti
Berisikan pembahasan topik secara lengkap. Kalimat ajakan atau bujukan digunakan untuk mengajak pendengar melakukan kegiatan yang diharapkan.

4. Keterangan lengkap tentang topik disampaikan secara rinci.

5. Penutup
Penyampaian rangkuman atau intisari topik yang telah disampaikan.

6. Salam penutup
Berisi kalimat salam penutup seperti ‘terima kasih’.

Kamu akan berpidato di hadapan adik kelas dan guru-gurumu di pertemuan berikutnya.

Jawaban:

Contoh Pidato

Assalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh

Pertama-pertama, kita ucapkan puji syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana pada hari ini berkat kasih sayangNya, kita dapat berkumpul bersama disini.

Yang terhormat bapak/Ibu Kepala Madrasah, yang terhormat bapak/ibu guru yang saya hormati, dan teman-teman serta adik kelas yang saya sayangi.

Perkenankanlah pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan sedikit data yang saya peroleh, semoga dengan penyampaian data ini dapat menggugah hati kita sebagai generasi penerus bangsa. Berdasarkan studi “Most Littered Nation In The World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada bulan Maret tahun 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang diteliti soal minat membaca.

Indonesia persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Sungguh memprihatinkan, jika rakyat Indonesia masih sangat rendah dalam hal minat membaca.

Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa? Hanya prihatin? …. Jika hanya prihatin yang bisa kita lakukan, maka seluruh pejuang-pejuang bangsa yang kini terbaring kaku di pemakaman hanya bisa menangis, melihat cucu-cucu mereka sekarang telah ingkar nikmat, tidak bersyukur atas jerih payah perjuangan para pahlawan yang dengan rela berkorban apa saja, bahkan dengan nyawa.

Oleh karena itu saya mengajak teman-teman untuk melakukan aksi nyata, bukan NATO, Not Action Talk Only, yang artinya tidak ada aksi hanya bicara saja. Bagaimana caranya? Banyak…. Kita dianugerahi akal pikiran, ciptakan kreativitas yang membuat kita dan orang-orang di sekitar kita menjadi tertarik untuk membaca.

Kita bisa mengajak adik-adik kelas kita untuk sering mengunjungi perpustakaan, kita bisa bersedekah ilmu dengan mengajar adik-adik kelas kita yang belum bisa membaca di luar jam pelajaran, kita bisa menyisihkan uang jajan kita untuk kita belikan buku, kita bisa bersilaturahmi/berkunjung ke rumah tetangga-tetangga kita yang belum bisa membaca, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan sesuai dengan kreativitas kita.

Semoga dengan kepedulian ini, kita bisa menyebarkan aura semangat positif dan optimis terhadap lingkungan sekitar kita, yang mana dengan tindakan kita masyarakat ikut tergugah dan turut berpartisipasi dalam gerakan minat baca ini, karena membaca adalah jendela dunia.

Bila kita telah melakukan berbagai kegiatan tersebut, maka kita tidak lagi ingkar nikmat kemerdekaan, kita bisa berjalan tegak dan berkata “Inilah aku, generasi pengisi kemerdekaan”

Demikianlah sedikit kata yang bisa saya sampaikan, jika ada kurang sempurnanya saya mohon maaf, karena kesempurnaan mutlak hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ayo Renungkan

Setelah belajar tentang pemimpin idola, apakah menurutmu:
• menjadi pemimpin idola mudah? Mengapa?
• kamu bisa menjadi pemimpin idola? Jelaskan!

Kerja Sama dengan Orang Tua

Diskusikanlah dengan orang tua tentang pemimpin idolamu. Tanyakan kepada mereka, apakah memiliki pemimpin idola. Bandingkan nilai-nilai yang dimiliki oleh para pemimpin tersebut. Catatlah hasilnya. Bandingkan catatanmu dengan catatan temanmu di sekolah.

*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Sumber:
– Buku Guru SD/MI Kelas VI Tema 7 Kepemimpinan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Siswa SD/MI Kelas VI Tema 7 Kepemimpinan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Semangatnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.