Jakarta, Semangatnews.com – Ledakan keras terdengar di wilayah Yerusalem pada Kamis (12/3/2026) setelah militer Israel mendeteksi peluncuran rudal dari Iran menuju wilayahnya. Peristiwa tersebut memicu sirene peringatan udara di sejumlah kota dan membuat warga bergegas mencari perlindungan.
Menurut militer Israel, beberapa rudal terdeteksi mengarah ke wilayah negara itu sehingga sistem pertahanan udara segera diaktifkan. Alarm peringatan dibunyikan di berbagai wilayah untuk memperingatkan masyarakat terhadap potensi serangan udara.
Ledakan yang terdengar di sekitar Yerusalem diduga berasal dari sistem pertahanan udara yang mencegat rudal tersebut. Saksi mata melaporkan kilatan cahaya dan suara dentuman yang terdengar dari langit kota suci itu.
Pemerintah Iran melalui media resmi menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan fasilitas keamanan dan pangkalan militer Israel. Teheran menegaskan operasi itu sebagai bagian dari balasan atas serangan sebelumnya terhadap wilayah Iran.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel. Kedua negara saling melancarkan serangan udara dan rudal sejak akhir Februari lalu.
Dalam beberapa pekan terakhir, Israel dilaporkan telah melancarkan ribuan serangan udara terhadap berbagai target di Iran. Serangan tersebut menyasar instalasi militer serta infrastruktur yang berkaitan dengan kemampuan rudal Iran.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone ke berbagai sasaran di Israel. Target yang disebutkan termasuk wilayah Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem.
Militer Israel menyatakan sebagian besar rudal berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. Meski demikian, beberapa wilayah tetap mengalami kepanikan akibat sirene yang terus berbunyi.
Ketegangan ini turut memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Sejumlah kelompok milisi yang bersekutu dengan Iran juga dilaporkan ikut melancarkan serangan terhadap Israel.
Situasi keamanan di Israel kini berada dalam status siaga tinggi. Pemerintah meminta warga tetap berada di dekat tempat perlindungan apabila sirene kembali berbunyi.
Konflik yang terus meningkat antara Iran dan Israel menimbulkan kekhawatiran internasional akan potensi perang yang lebih luas di kawasan tersebut.(*)

