Leonardy Disambut Hangat di Kinali

oleh -

Semangatnews, Kinali — Permasalahan yang terjadi di Kinali, niniak mamak dan tokoh masyarakat setempat berupaya untuk mencari solusi terbaik.Kedatangan Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH sangat disambut dengan gembira.

“Bagi warga Kinali khususnya, Bang Leonardy sudah sangat dikenal baik. Maka kedatangan niniak mamak yang kini jadi anggota DPD RI ini sangat kami harapkan,” ucap Asgul.

Menurut Asgul, kini di Kinali terjadi pergeseran adat sudah cukup jauh. Bisa jadi hal ini diakibatkan di daerah ini dan umumnya Pasaman Barat merupakan daerah multietnis. Ditambah lagi kemajuan informasi dan teknologi.

“Kini di Pasaman Barat banyak perusahaan perkebunan besar, tapi sayangnya perhatian mereka terhadap masyarakat setempat masih kurang. Kami mohonkan jalan keluar terbaik menyikapi hal ini,” harapnya.

Raja Kerajaan Adat Kinali, Tuanku H. Asrul, SE MH Yang Dipertuan Kinali pun senada. Bahkan katanya kedekatan Leonardy dengan Kinali telah terjadi jauh sebelumnya.

“Beliau menantu Anas Malik yang jadi teman dekat Zainul Bari, Yang Dipertuan Kinali yang sudah meninggal. Bapaknya orang Koto dan beliau sendiri orang Piliang,” ujarnya.

Kedekatan itu yang membuat Leonardy mau datang memenuhi undangan KAN sebagai bentuk perhatian terhadap permasalahan Kinali. “Ini bukti H. Leonardy Harmainy yang orang Agam lebih punya perhatian terhadap daerah kita. Sebelumnya, dalam pertemuan niniak mamak se-Sumbar, Beliau ini yang mendukung penuh rencana pembentukan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM),” ungkapnya.

Menyikapi harapan masyarakat, H. Leonardy Harmainy mengungkapkan Anggota DPD itu tugasnya sama dengan legislatif. Menyerap aspirasi serta memperjuangkannya. Anggota DPD menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Permasalahan antara masyarakat, dengan perusahaan atau pemerintah yang belum kunjung selesai, maka DPD akan berupaya mencarikan solusi. Itu memang bagian dari tugasnya,” ungkapnya.

Dalam rangka pelaksanaan tugasnya itu, Leonardy sudah melakukan pertemuan-pertemuan dengan Camat, KAN, Walinagari dan perangkatnya serta tokoh masyarakat di 17 kecamatan di Padang Pariaman, 16 kecamatan di Agam. Lalu 14 kecamatan di Tanah Datar.

Dengan semangat, Leonardy mengunjungi kecamatan-kecamatan di Sijunjung, Payakumbuh, Limapuluhkota, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sawahlunto dan lainnya. Bahkan berinteraksi dengan masyarakat lewat kegiatan keagamaan, kepemudaan, dan kemasyarakatan lainnya sejak dilantik menjadi pengganti antar waktu pada 23 Mei 2017.

Diakui Leonardy, banyak aspirasi masyarakat daerah Sumbar yang didapatnya selama berkeliling, baik dalam rangka kunjungan kerja, safari Ramadhan, kegiatan DPD lainnya maupun pertemuan pribadi. Semua telah dilaporkan dan banyak yang telah disuarakan di DPD RI. Bahkan disokong oleh lembaga negara itu.

“Saya akan berupaya mengunjungi daerah-daerah lain di Sumbar yang belum terkunjungi. Sebagai wakil masyarakat Sumbar, saya harus melaksanakan tugas di semua daerah pemilihan. Semoga semua bisa tersambangi semua,” ujarnya.

Bahkan, kata Leonardy, Anggota DPD harus berkantor di daerah pemilihannya. “Makanya di Sumatera Barat kita terus memperjuangkan keberadaan kantor yang tertunda 8 tahun lamanya. Alhamdulillah hibah tanah sudah diserahkan pemprov ke DPD RI. Kini dalam proses sertifikat,” ulasnya.

Dalam kesempatan pertemuan dengan KAN, walinagari, alim ulama, tokoh masyarakat, kaum ibu dan pemuda setempat itu Leonardy juga memaparkan tentang prioritas penggunaan dana desa. Diharapkannya walinagari dan perangkatnya dapat mengefektifkan dan mengefisienkan dana desa. Jangan takut untuk memperbaiki infrastruktur dan melakukan pemberdayaan di nagari-nagari. (*)