LPM Nagari se Dharmasraya Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas di Padang

oleh -

Posisi Strategis LPM di Nagari Dalam Menggerakkan Swadaya Masyarakat

SEMANGATNEWS.COM-Kekinian, peran LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) makin dibutuhkan di desa dan nagari. Tidak saja unsur penting dalam merencanakan arah pembangunan, tapi sesungguhnya LPM adalah ‘telinga’ Wali Nagari dalam menyerap aspirasi dan menggerakkan swadaya masyarakat.

Demikian paparan dan ekspos Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM ketika menjadi nara sumber dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas LPM Nagari se Kab. Dharmasraya, Rabu (17/3) di Hotel Hayam Wuruk, Jl. Diponegoro Padang.

Baca Juga:  Payakumbuh Mengumumkan, Penambahan Kasus Positif Covid-19, Sembilan Sembuh

Pelatihan LPM ini dibuka oleh Bupati Dharmasraya yang diwakili Plt Kadis PMD Dharmasraya Hasto Kuncoro, M.Pd., yang didampingi Kabid Kelembagaan Masyarakat Dwi Revita Kemala, SE.MM, dengan nara sumber dari beberapa pakar pemerintahan dan pemberdayaan.

Menurut Syafrizal Ucok, karena begitu pentingnya LPM maka hubungannya dengan Pemerintahan Nagari bersifat di kemitraan, kordinatif dan konsultatif. Hubungan itu erat karena menyangkut pembuatan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari (RPJMN) dan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Nagari.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Minta OPD Terkait Segera Tindak Lanjuti Hasil Kunjungan Wapres RI Dan Beberapa Menteri Ke Sumbar

Berdasarkan Permendagri 114/2014 tegas diatur bahwa untuk menyusun RPJMN dan RKP Nagari posisi Ketua Tim Penyusun adalah Sekretaris Nagari dan sebagai Sekretaris Tim Penyusun adalah Ketua LPM. Tim dibantu oleh perangkat nagari, pengurus LPM dan unsur masyarakat.

“Begitu pentingnya dan strategisnya peran LPM, maka diharapkan LPM diisi oleh tokoh masyarakat yang benar-benar mau mengabdi, karena LPM bukan pangkat tetapi adalah amanah,” kata Kadis PMD Syafrizal Ucok, yang juga mantan Wakil Bupati Pesisir Selatan (2005-2010).