Luar Biasa Jemaah Kloter IX Dilepas Wagub Nasrul Abit dan Dua Kepala Daerah

oleh -

Luar Biasa Jemaah Kloter IX Dilepas Wagub Nasrul Abit dan Dua Kepala Daerah

Semangatnews, Padang – Sebuah keistimewan bagi jemaah haji Kloter IX, keberangkatan mereka dilepas secara resmi Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit bersama dua Kepala Daerah asal jemaah, Waliko Bukittinggi dan Wawako Sawahlunto, Sabtu malam (13/7/2019). Kloter IX (sembilan) gabungan jemaah Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto dan Kota Padang.

Wagub Sumbar, Nasrul Abit dalam kesempatan itu berbagi pengalaman saat berhaji kepada jemaah haji. Diakuinya saat ini banyak kemudahan yang diberikan pemerintah terutama dibidang konsumsi. Jemaah diberi jatah makan full, tidak perlu susah-susah lagi untuk memasak.

“Dulu ketika saya naik haji harus bawa beras, bawa rendang dan memasak. Bahkan ada yang kerjanya memasak sehingga jarang pergi ke mesjid untuk melaksanakan ibadah,” kata Wagub mengenang kisahnya.

Untuk itu kepada jemaah Nasrul Abit berpesan jaga kebersamaan dan kekompakan. Saling mengingatkan dan saling tunggu, jangan pergi sendiri-sendiri.

“Jangan takabur dan sombong disana, karena hal itu akan merugikan diri sendiri,” ucapnya.

Kedua, Wagub berpesan untuk selalu menjaga kesehatan, jangan sampai faktor kesehatan mengganggu proses pelaksanaan ibadah.

“Gunakan waktu sebaik-baiknya, mengingat daftar tunggu sudah 19 tahun. Kesana untuk beribadah, perbanyaklah berzikir, jika ada kesempatanbaca Alquran,” pesan Nasrul Abit.

“Saya juga titip doa untuk persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. Semoga Indonesia aman tentram dan sejahtera ke depan. Saling memaafkan suami istri jangan sampai bertengkar. Jangan melanggar jadwal melontar.

Sebelumnya Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti mengawali sambutan mendoakan jemaah haji Sawahlunto serta jemaah Kloter IX berada dalam keadaan sehat walafiat, bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji dan mendapatkan haji yang mabrur.

Zohirin juga meminta jemaah haji meluruskan niat karena ke Tanah Suci adalah dalam rangka beribadah kepada Allah SWT. Bagi yang berangkat hendaknya jangan memikirkan lagi apa yang ditinggalkan.

“Puncak ibadah haji itu adalah wukuf di Arafah, maka kesabaran bapak dan ibu akan diuji, mungkin tempatnya sempit, antrian panjang dan lain sebagainya. Maka perbanyaklah membaca Alquran di Arafah, karena Arafah puncak ibadah haji,” pesan Wawako.

Disambung Wako Bukittinggi, H. M. Ramlan Nurmatias yang mengatakan pemerintah telah memfasilitasi proses mulai persiapan, keberangkatan dan sampai pemulangan nantinya.

“Mudah-mudahan jemaah haji Kloter IX ini cukup pulang dan cukup pergi,” harapnya.

Dikatakan untuk melaksanakan haji perlu kesehatan dan fisik yang kuat terutama saat tawaf dan sai. Pesan kepada jemaah haji, bagaimana di negara orang membawa nama harum indonesia karena orang Arab Saudi segan dengan orang indonesia. Karena orang Indonesia sopan-sopan, untuk itu mari mari kita jaga nama baik.

“Kepada petugas saya pesankan bagaimana melayani jemaah haji dengan baik. Jangan setelah pulang haji ada keluhan-keluhan yang tidak enak. Layani jemaah dengan baik tanpa membeda-bedakan,” pinta Walikota Kepada petugas yang juga dipipin Kakan Kemenag Bukittinggi.

Hadir juga Kepala Kanwil Kemenag Sumbar bersama seluruh jajaran. Danrem diwakili Kasi Personalia, Jajang Kurniawan yang memesankan jemaah untuk menjaga kesehatan karena suhu di Tanah Air dan disana berbeda segera sesuaikan, ikuti anjuran petugas kesehatan. (RinaRisna)