SEMANGATNEWS.COM – Pixel 6 dan Pixel 6 Pro datang dengan chip Tensor internal Google, setidaknya begitulah rumor yang beredar tentang ponsel baru Google ini pada Acara Pixel 19 Oktober kemarin.
iPhone 13 memang melakukan perbaikan rutin pada hal-hal seperti prosesor dan fitur-fiturnya.
Namun ada sekumpulan fitur yang tetap dan tidak berubah, seperti pada desain dan dimensi keseluruhan yang masih menyerupai pendahulunya.
Patrick Holland dari CNET bahkan mengatakan dalam ulasan iPhone 13-nya bahwa ponsel ini tidak berbeda secara signifikan dari iPhone 12.
Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, di sisi lain, terlihat tampak seperti sebuah langkah maju yang besar bagi Google dalam hal desain, kinerja, dan fitur.
Spesifikasi Google Pixel 6
Design
Pixel 6 mengalami perubahan drastis dalam desain dan kilau.
Tidak ada lagi tonjolan kamera squircle dan skema warna sederhana dari Pixel 5.
Desain ini memberi jalan ke bilah kamera yang membentang dengan warna-warna cerah dan aksen metalik mengkilap.
Sebagai pengembang perangkat lunak seluler terkenal, Google sebelumnya telah merancang ponselnya dengan cara yang memungkinkan sistem operasi seluler Android menjadi pusat perhatian.
Di mata pengguna, perangkat keras dimaksudkan untuk memudar ke latar belakang, hanya berfungsi sebagai kendaraan untuk Android.
Tetapi untuk tahun 2021, Google tampaknya menghilangkan filosofi desain itu demi tampilan yang lebih berani dan menarik.
Perangkat keras Pixel 6 secara visual berbeda, dan Google ingin terlihat menonjol dalam bidang kompetitif ponsel kelas atas tahun ini.
Processor
Ada lebih banyak hal di Pixel 6 daripada yang terlihat.
Google mengklaim telah melengkapi seri Pixel 6 dengan sistem kustom pada chip yang dikenal sebagai Tensor, yang disebut oleh CEO Sundar Pichai sebagai inovasi terbesar Pixel hingga saat ini.
Semua dirancang oleh para insinyur Google, dan dibuat khusus untuk Android seperti halnya Apple dengan prosesor selulernya.
Google telah menjaga performanya dan masih harus dilihat apakah Tensor dapat mengikuti chip Apple, tetapi saya pikir itu memiliki peluang yang lebih baik sekarang karena tidak bergantung pada chipset Qualcomm.
Menurut pengujian benchmark kinerja CNET selama bertahun-tahun, prosesor Snapdragon terbaik Qualcomm secara konsisten berkinerja buruk dibandingkan dengan silikon internal Apple.
Jangan lupa bahwa Pixel 5 tahun lalu berjalan dengan prosesor Snapdragon 765G kelas menengah, yang setingkat di bawah Snapdragon 865 yang terpasang pada ponsel unggulan seperti Samsung Galaxy S20, untuk memungkinkan Google menjaga harga tetap terkendali.
Software
Hal lain yang menarik adalah perangkat lunak Pixel 6 yang mendukung sistem operasi seluler yang diperbarui, dan ada banyak hal yang menarik.
Pengguna dapat melakukan hal-hal keren seperti mengambil tangkapan layar yang dapat digulir (akhirnya!),
Dasbor privasi menit demi menit, dan penyesuaian OS yang terlihat indah.
Namun selain itu, Google telah mengantisipasi bahwa seri Pixel 6 akan sangat bergantung pada AI dan bahwa Pixel 6 mungkin merupakan ponsel paling AI-sentris yang pernah dibuat Google.
Ini dapat menghasilkan hal-hal seperti terjemahan bahasa yang lebih baik dan fotografi komputasi yang lebih baik untuk kamera Pixel yang sudah sangat baik.
Selain spesifikasinya, Google, masih memiliki banyak hal untuk dibuktikan di arena smartphone.
secara grafis pangsa pasar Pixel sangat kecil dibandingkan dengan iPhone Apple.
Atau mungkin fakta bahwa iPhone dan iOS sudah mengalami perombakan pada tahun 2017 dengan iPhone X, sementara transformasi Pixel sudah lama tertunda.
Tapi sekarang sepertinya Google sudah melakukan hal-hal yang telah ditunggu-tunggu selama bertahun-tahun.
Tentunya dengan semua spesifikasi tadi menjadikan smartphone Google Pixel 6 memiliki potensi untuk menjadi ponsel kelas atas tahun 2021.(*)
