M Yamin Sejarah Perumus Teks Sumpah Pemuda asal Sumatera Barat

oleh -
Sumpah Pemuda
M Yamin Sejarah Perumus Teks Sumpah Pemuda asal Sumatera Barat

SEMANGATNEWS.COM – Sumpah Pemuda dibuat setelah kaum terpelajar Indonesia melihat penderitaan banyak orang akibat munculnya kebijakan-kebijakan etis.

Pemuda terdidik Indonesia telah memimpin dalam melakukan gerakan melalui media dan beberapa konvensi hingga diterbitkannya Sumpah Pemuda, tonggak pertama persatuan dan kesatuan tanah air.

Kata-kata Konferensi Pemuda itu ditulis oleh Mohammad Yamin pada secarik kertas yang diberikan kepada Soegondo ketika Pak Snario memberikan pidato di sesi terakhir konferensi (sebagai Utusan Pramuka).

Profesor Mohammad Yamin, S.H. (24 Agustus 1903-17 Oktober 1962) adalah seorang penulis, sejarawan, kemanusiaan, politikus, dan ahli hukum yang disegani sebagai pahlawan nasional Indonesia.

Baca Juga:  Download Bingkai Foto Sumpah Pemuda 2021 Beserta Gambar, Pasang Twibbon Ucapan Selamat di WA, FB, IG, hingga Twitter

Ia adalah pelopor puisi Indonesia kontemporer, pelopor Sumpah Pemuda, dan “pencipta citra Indonesia” yang mempengaruhi sejarah persatuan Indonesia.

Mohammad Yamin lahir pada 24 Agustus 1903 di Tarawi. Dari Sawahlunto, anak pasangan Usman Baginda Khatib dan Siti Saadah.

Ayahnya memiliki 16 anak dengan lima istri, yang sebagian besar kemudian menjadi intelektual yang berpengaruh.

Baca Juga:  [Hari Sumpah Pemuda] 10 Kata Bijak Ir. Soekarno Menginspirasi

Setelah mengenyam pendidikan dasar di Hollandsch Inlandsche School (HIS) di Palembang, Yamin melanjutkan pendidikannya di Algemeene Middelbare School (AMS) di Yogyakarta.

Di AMS Yogyakarta, ia mulai belajar sejarah kuno dan berbagai bahasa seperti Yunani, Latin, dan Kai.

Namun, setelah lulus, rencananya untuk melanjutkan studi di Leiden, Belanda, harus ditutup karena kematian ayahnya.

Baca Juga:  Filosofi Logo Sumpah Pemuda 2021 dan Link Download Gambar PNG Resmi dari Kemenpora

Ia kemudian belajar di Rechtshoogeschool te Batavia (Sekolah Hukum Jakarta, kemudian menjadi Fakultas Hukum Universitas Indonesia) dan pada tahun 1932 memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Meester di De Rechten.

No More Posts Available.

No more pages to load.