Jakarta, Semangatnews.com – Permintaan tinggi terhadap komputer desktop mungil buatan Apple Inc., yakni Mac Mini, membuat konsumen di Amerika Serikat harus bersabar lebih lama untuk mendapatkannya. Bahkan, waktu tunggu pengiriman dilaporkan bisa mencapai hingga lima bulan.
Fenomena ini terjadi terutama pada varian Mac Mini dengan spesifikasi tertentu, khususnya yang memiliki kapasitas memori lebih besar. Semakin tinggi spesifikasi yang dipilih, semakin lama pula waktu pengirimannya.
Berdasarkan laporan terbaru, pembeli Mac Mini dengan konfigurasi standar masih harus menunggu beberapa minggu. Namun jika memilih peningkatan memori, waktu tunggu bisa melonjak drastis hingga lebih dari empat bulan.
Kondisi ini disebut berkaitan dengan kelangkaan komponen global, khususnya RAM, yang berdampak pada proses produksi perangkat. Meski Apple menggunakan sistem unified memory, perusahaan tersebut tetap tidak sepenuhnya kebal terhadap krisis pasokan.
Selain faktor komponen, lonjakan permintaan juga menjadi penyebab utama. Mac Mini saat ini banyak diminati, terutama oleh kalangan pengembang dan pengguna teknologi kecerdasan buatan.
Perangkat ini dikenal sebagai komputer desktop berukuran kecil namun memiliki performa tinggi. Kombinasi tersebut membuatnya semakin populer di tengah tren kerja fleksibel dan kebutuhan komputasi ringan hingga menengah.
Situasi ini tidak hanya terjadi di Amerika Serikat, tetapi juga dilaporkan terjadi di sejumlah negara lain seperti Inggris dan Australia. Hal ini menunjukkan bahwa masalah pasokan bersifat global.
Apple sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait solusi jangka pendek untuk mengatasi keterlambatan tersebut. Namun perusahaan disebut tengah berupaya meningkatkan kapasitas produksi.
Salah satu langkah strategis yang sedang dipersiapkan adalah memindahkan sebagian produksi Mac Mini ke Amerika Serikat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok dan memenuhi permintaan lokal.
Meski demikian, proses penyesuaian produksi tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan waktu untuk membangun fasilitas dan meningkatkan kapasitas manufaktur.
Dengan kondisi saat ini, konsumen dihadapkan pada pilihan sulit antara menunggu lebih lama atau memilih spesifikasi yang lebih rendah demi pengiriman yang lebih cepat.(*)

