Malen Hat-trick, Roma Pesta 4-0! Gasperini Ogah Bicara Scudetto

by

Jakarta, Semangatnews.com – AS Roma mengawali Serie A 2026/2027 dengan cara yang nyaris sempurna. Tampil di hadapan publik Olimpico, skuad Gian Piero Gasperini mencatat kemenangan meyakinkan 4-0 atas Fiorentina pada pekan pertama, Selasa (25/8/2026).

Kemenangan tersebut tidak lepas dari penampilan luar biasa Donyell Malen. Striker asal Belanda itu mencetak tiga gol sekaligus dalam pertandingan dan menjadi pemain yang paling banyak mendapat sorotan. Niccolo Pisilli turut mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan Roma menang dengan margin besar.

Tambahan tiga poin membawa Roma langsung menduduki posisi teratas klasemen sementara. Mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Inter Milan, tetapi unggul dalam produktivitas gol. Start tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Roma datang ke musim baru dengan ambisi untuk kembali bersaing di papan atas.

Menariknya, Gasperini justru menolak terburu-buru memasang target tinggi. Sang pelatih menganggap satu pertandingan belum cukup untuk menentukan seberapa kuat timnya dibandingkan para pesaing. Ia ingin terlebih dahulu memahami level permainan tim-tim lain sebelum membuat kesimpulan mengenai peluang Roma musim ini.

Menurut Gasperini, kemenangan besar atas Fiorentina memang membuat dirinya puas. Namun, perjalanan Serie A masih sangat panjang. Roma akan menghadapi lawan dengan kualitas dan karakter berbeda sehingga konsistensi menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad I Giallorossi.

Roma sendiri memiliki fondasi yang cukup kuat untuk menghadapi musim baru. Gasperini membangun tim sejak musim lalu dan berhasil membawa klub finis di peringkat ketiga Serie A. Pencapaian itu sekaligus memastikan tiket ke Liga Champions setelah Roma sempat cukup lama absen dari kompetisi elite Eropa tersebut.

Pada musim keduanya bersama Roma, Gasperini ingin membawa timnya naik level secara bertahap. Sebelum musim dimulai, ia menegaskan bahwa fokus utama klub adalah menjaga posisi di papan atas dan terus memperkuat skuad. Jika mampu bertahan di zona Liga Champions selama beberapa musim, peluang untuk membidik Scudetto dinilai akan terbuka lebih besar.

Gasperini juga mengapresiasi perkembangan para pemain baru. Menurutnya, tambahan kekuatan di sejumlah posisi membuat komposisi skuad semakin baik dibandingkan musim sebelumnya. Pemain-pemain baru juga mulai menyatu dengan sistem yang diterapkan sehingga membantu Roma tampil lebih solid.

Di tengah performa positif tersebut, Malen berpotensi menjadi salah satu pemain penting Roma sepanjang musim. Ketajamannya sudah terlihat sejak paruh kedua musim lalu ketika ia membantu klub mengamankan posisi ketiga. Roma kemudian mempermanenkan sang penyerang setelah puas dengan kontribusinya.

Namun, Roma tidak boleh hanya bergantung pada performa Malen. Dengan agenda Serie A dan Liga Champions yang menanti, kedalaman skuad serta kemampuan melakukan rotasi akan sangat menentukan. Tantangan Gasperini adalah memastikan level permainan tetap terjaga ketika intensitas pertandingan meningkat.

Pesta empat gol atas Fiorentina akhirnya menjadi pesan awal Roma kepada para pesaingnya. Meski Gasperini memilih merendah dan belum mau berbicara soal target juara, performa di Olimpico menunjukkan bahwa I Giallorossi layak diperhitungkan. Kini publik Roma tinggal menunggu apakah start spektakuler tersebut dapat berubah menjadi perjalanan panjang menuju papan atas Serie A.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.