Mansyur S Menangis Haru Sambut Jenazah Istri Tercinta Setelah 56 Tahun Bersama

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka setelah istri penyanyi dangdut legendaris Mansyur S, Hj. Rosidah binti Ismail, meninggal dunia pada Senin, 5 Januari 2026, di usia 75 tahun. Kepergian sang istri setelah lama berjuang melawan komplikasi penyakit diabetes meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan kerabat dekat.

Suasana haru tak dapat dibendung saat jenazah Hj. Rosidah tiba di rumah duka di kawasan Jakarta Pusat. Dengan mata berkaca‑kaca, Mansyur S terlihat menangis dan tak mampu menahan kesedihan ketika jenazah sang istri dikeluarkan dari ambulans menuju area rumah duka.

Kedatangan jenazah tersebut diiringi suasana sunyi penuh duka. Puluhan pelayat yang hadir turut merasakan kesedihan, memberikan penghormatan terakhir kepada Hj. Rosidah yang telah mendampingi Mansyur S selama lebih dari setengah abad.

Mansyur S menceritakan bahwa sang istri telah lama berjuang dengan penyakit diabetes yang dideritanya. Sebelumnya, Rosidah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama dua minggu karena kadar gula darah yang tak stabil, sebelum akhirnya diizinkan pulang dan mengembuskan napas terakhir di rumah.

Penyanyi senior ini mengungkapkan bahwa hari terakhir bersama sang istri penuh dengan momen emosional. Ia sempat mencium kening Hj. Rosidah di pagi hari sebelum berolahraga, sebuah kebiasaan kecil yang ternyata menjadi salam perpisahan mereka.

Menurut Mansyur S, sosok istrinya bukan hanya pendamping hidup, tetapi juga teman seperjalanan selama perjalanan kariernya di dunia musik dangdut. Kisah cinta mereka yang terjalin sejak puluhan tahun lalu membawa banyak kenangan manis serta kekuatan dalam menghadapi suka dan duka bersama.

Keluarga dan para pelayat juga mengenang betapa besar kontribusi Hj. Rosidah sebagai bagian penting dalam kehidupan pribadi Mansyur S. Ia dikenal sebagai sosok yang setia dan selalu mendukung suaminya di setiap langkah karier.

Suasana bertambah haru ketika putra bungsu Mansyur S turun ke liang lahat untuk menyambut jenazah sang ibunda. Prosesi pengantaran ke peristirahatan terakhir itu diwarnai dengan gema kalimat tahlil yang mengiringi langkah keluarga dan kerabat.

Puluhan pelayat hadir di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Hj. Rosidah. Banyak di antara mereka datang dari kalangan keluarga, sahabat, serta rekan seprofesi dari dunia musik dangdut dan hiburan Tanah Air.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh sahabat dan rekan sesama musisi melalui unggahan media sosial, di mana mereka turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Perjalanan panjang kehidupan rumah tangga Mansyur S dan Hj. Rosidah menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan komitmen dan kasih sayang yang tulus selama lebih dari lima dekade. Kisah cinta mereka banyak dikenang oleh penggemar dan rekan seprofesi.

Jenazah Hj. Rosidah kemudian dibawa menuju pemakaman untuk peristirahatan terakhir, disertai doa dan penghormatan dari keluarga serta pelayat yang hadir. Suasana penuh haru menjadi penutup sebuah ikatan cinta yang telah berlangsung puluhan tahun.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.