Marosok The Movie” Tayang Perdana, Penonton Membludak

by -

Senangatnews,Batusangkar-Penanyangan perdana “Marosok The Movie” mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang didominasi para remaja. Di luar dugaan dari 800 tiket yang dicetak, terjual habis bahkan panitia terpaksa menggratiskan karena masih banyak penonton yang tidak kebagian tiket. Ini dibuktikan dengan penuh membludak Gedung Nasional Maharajo Dirajo saat tayang perdana, Rabu malam (21/11/2018).

Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma pun memberi apresiasi kehadiran film buah karya “Kareta Production”.

“Atas nama pemerintah daerah, saya merasa bangga sekaligus memberi apresiasi atas film yang mengangkat tradisi dan budaya yang ada khususnya di Tanah Datar, sebagai bentuk pelestarian warisan nenek moyang kita, apalagi melihat animo penonton,” puji Wabup.

Ditambahkan, selama ini penampilan seni dan budaya dituangkan dalam bentuk pertunjukan dan atraksi tetapi di tangan-tangan anak-anak muda yang kreatif bisa melahirkannya ke dalam sebuah film yang akan lebih luas dampak promosinya.

“Saat ini merupakan era ekonomi kreatif, yang bisa memajukan sektor pariwisata ataupun sebaliknya, pariwisata yang maju akan muncul pelaku-pelaku yang bergerak di bidang ekonomi kreatif salah satunya melalui dunia film atau sinematografi,” sampai wabup lagi.

Untuk itu, ucap wabup pemerintah daerah sangat mendukung dan siap membantu pengembangan ekonomi kreatif di Tanah Datar yang umumnya digagas oleh anak-anak muda.

Senada dengan itu Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas mengaku salut atas kreatifitas ‘Kareta Production”.

“Saya salut dengan karya yang dilahirkan anak-anak muda apalagi mengangkat tradisi dan budaya yang ada, semangat ini perlu dipertahankan bahkan terus ditingkatkan,” ucap Bayu.

“Sebagai bentuk apresiasi, besok saya undang seluruh talent dan kru Kareta Production untuk makan siang bersama di Polres Tanah Datar,” sebut Bayu lagi.

Bayu juga sarankan penayangan yang mendapat sambutan luar biasa ini, tidak hanya sebatas di Batusangkar tetapi dilanjutkan di seluruh kecamatan.

Turut menyaksikan penayangan perdana ini, Dandim 0307/TD yang diwakili Pasi Personalia Kapten Inf Imam, Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri, Ketua Persit Ny. Sri Bulan Edi Sugianto dan Ketua Bhayangkari Ny. Nila Bayuaji.

Film dengan pemeran utama Abak Rijal dan sang anak Bruno yang diperankan Dipo Rinaldi serta cewek incaran Bruno, Kintani yang diperankan Fadila Devianda berkisah tentang sebuah kehidupan masyarakat sehari-hari khususnya masyarakat yang hidup di di desa dengan mata pencaharian bertani dan beternak sapi.

Sesuai judulnya “marosok”, penonton diberi tahu bahwa tradisi “marosok” merupakan cara transaksi jual beli ternak yang unik dengan cara bersalaman antara penjual dan pembeli di balik kain sarung tanpa diketahui oleh orang lain.

Selain itu diperlihatkan juga atraksi pacu jawi yang sangat diminati masyarakat dan juga telah menjadi ikon pariwasata Tanah Datar. Film kedua Kareta Production yang disutradarai Triyogi Alandra tentunya diwarnai sedikit komedi dan kisah cinta Bruno kepada Kintani yang membuat penonton cukup terhibur. (W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.