Masyarakat Galugua Resah, Dua Alat Berat Mengeruk Sungai untuk Tambang Emas PETI

by -

Masyarakat Galugua Resah, Dua Alat Berat Mengeruk Sungai untuk Tambang Emas PETI

SEMANGATNEWS. COM – Masyarakat Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota merasakan ketakutan dan kekhawatiran akibat aktivitas penambangan emas secara PETI (Penambangan Tanpa Izin) yang berlangsung di Sungai Kampar. Dua unit alat berat berwarna kuning dan oren terlihat terus-menerus melakukan pengerukan di sungai untuk mencari emas.

Menurut salah seorang warga yang tidak mau disebutkan, tambang tersebut diduga dijalankan oleh ME, IM (seorang ninik mamak), dan RS (juga ninik mamak) di nagari tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa pihak walinagari diduga telah memberikan izin terkait aktivitas penambangan yang sudah berjalan selama kurang lebih 1 bulan terakhir.

“Kami khawatir kalau dibiarkan, aktivitas ini akan merusak alam Galugua. Oleh karena itu, kami meminta penegak hukum segera turun tangan untuk menertibkan tambang emas ilegal ini,” ujar warga tersebut.

Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid menyatakan baru saja mendapatkan informasi tentang dugaan penambangan tersebut.

“Saya akan segera memerintahkan anggota untuk melakukan pengecekan terkait kasus ini,” katanya.

Sampai saat ini, Walinagari Galugua, Wendri belum memberikan tanggapan apapun ketika dimintai keterangan tentang aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayahnya. (ARYA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.