Media Vietnam Sindir Rekor Final Timnas Indonesia, “100 Persen Kalah Sejak 1996”

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Media Vietnam kembali mengejek prestasi Timnas Indonesia dengan menyoroti catatan buruk tim tersebut di ajang AFF Cup. Menurut media sepak bola Vietnam, Indonesia disebut memiliki angka kekalahan 100 persen setiap kali tampil di partai final sejak turnamen ini pertama digelar lebih tiga dekade lalu.

Sindiran itu muncul ketika Vietnam mengulas jejak panjang Indonesia di final Piala AFF, di mana dalam sejarah turnamen sejak 1996 tim Merah Putih belum pernah sekalipun menjuarai kompetisi regional ini meskipun beberapa kali mencapai laga pamungkas. Prestasi terbaik Indonesia adalah menjadi runner‑up, namun trofi juara selalu luput dari tangan mereka.

Media Vietnam menulis dengan nada heran bahwa meskipun Indonesia kini diperkuat banyak pemain naturalisasi berkualitas, hasil di final tidak berubah. Bahkan skor statistik menunjukkan bahwa kemenangan selalu gagal diraih saat laga penentu gelar digelar.

Rekor ini kemudian disorot sebagai fakta yang kontras dengan ambisi besar yang dibawa tim Garuda ke setiap edisi AFF Cup. Indonesia disebut sebagai saingan kuat tetapi sering terhambat di titik krusial kompetisi.

Sindiran tersebut sedikit menimbulkan reaksi di kalangan pengamat sepak bola Indonesia, yang menilai fokus media tetangga terlalu menonjolkan sisi negatif tanpa mempertimbangkan progres tim dalam periode tertentu. Namun, minat publik terhadap rivalitas kedua negara tetap tinggi menjelang Piala AFF 2026.

Pelatih John Herdman sendiri baru‑baru ini mengakui bahwa timnya berada dalam posisi “underdog” di kejuaraan kawasan ini, meskipun itu dijadikan motivasi tersendiri untuk mencoba mengubah sejarah panjang tersebut.

Herdman menegaskan bahwa Indonesia bukan favorit juara menurut banyak prediksi, namun ia melihat itu sebagai kesempatan untuk membuktikan kapabilitasnya. Ia ingin memaksimalkan kesempatan tim untuk tampil lebih baik daripada edisi‑edisi sebelumnya.

Fokus pelatih saat ini adalah membangun mental tim yang kuat, karena menurutnya hasil statistik masa lalu tidak boleh menghentikan ambisi besar para pemain. Ia percaya bahwa persiapan matang di setiap pertandingan bisa mengubah arah cerita bagi Indonesia di turnamen musim ini.

Duel melawan Timnas Vietnam di fase grup diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling sengit di Piala AFF 2026. Kedua tim sama‑sama punya harapan besar untuk meraih kemenangan dan melaju jauh di turnamen.

Rivalitas Indonesia dan Vietnam di sepak bola regional memang cukup intens dalam beberapa tahun terakhir. Catatan pertemuan selama ini menunjukkan Vietnam sering tampil kuat, termasuk meraih gelar pada ajang U‑23, yang lebih memperkaya kisah persaingan tersebut.

Meski disindir, banyak pengamat di Indonesia melihat catatan rekor final AFF sebagai motivasi untuk memperbaiki performa. Mereka berharap tim Garuda bisa memutus tren negatif itu dan mencatat sejarah baru di ajang 2026.

Bagi suporter Indonesia, sindiran media Vietnam justru menjadi pemicu semangat ekstra. Dukungan publik diyakini dapat meningkatkan moral pemain untuk menampilkan performa terbaik dalam setiap laga, termasuk saat menghadapi lawan kuat seperti Vietnam.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.