Melbourne I’ am Back; Catatan Ilham Bintang

oleh -

Melbourne I’ am Back;Catatan Ilham Bintang

Pesawat berbadan lebar Boeing Triple 7 SQ 237 mendarat smoth di bandara Tullamarine, bandara utama Melbourne yang merupakan bandara tersibuk kedua di Australia. Bandara ini dibuka pada tahun 1970 untuk menggantikan Bandar Udara lama Essendon di dekatnya.

Melbourne, Ibukota Victoria, Australia menyambut kami dengan cuaca dingin 18 derajat celcius Senin (9/5) pagi. Penerbangan sejak Minggu (8/5) malam dari Jakarta ( transit di Singapura), mengasyikkan tanpa gangguan cuaca. Tak ada guncangan sama sekali. Sehingga bisa tidur pulas sekitar 5 jam di pesawat dalam penerbangan Singapura – Melbourne yang menelan waktu 7 jam. Saking pulasnya, ketika pramugari membangunkan untuk sarapan. Saya menyesal tidak memberitahu mereka sebelumnya, bahwa tidak usah membangunkan hanya untuk sarapan karena tidur sebenarnya lebih berharga.

Melbourne adalah trip terakhir saya sebelum pandemi Covid19 melanda dunia. Waktu itu kami sskeluarga meningalkan Melbourne 14 Januari 2020 setelah kunjungan dua minggu. Waktu itu kami balik ke Jakarta dengan perasaan galau. Persis sepuluh hari setelah Simcard Indosat dibegal di Jakarta dan berlanjut dengan pembobolan rekening saya di Commonwealth Bank. Saya pikir Anda sudah tahu ceritanya. Gegara sikap tidak profesional dua perusahaan asing itu di Tanah Air. Sampai sekarang pun perkaranya masih berlanjut di Pengadilan. Saya tidak akan menghentikan kasus itu sampai ada semua perusahaan asing itu menjamin kinerjanya tidak menelan korban masyarakat lagi.

No More Posts Available.

No more pages to load.