Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, pelayanan pemerintahan diarahkan menjadi semakin cepat, mudah, transparan, dan responsif dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan pengaduan, administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, hingga penyediaan informasi tata ruang berbasis digital. Seluruh inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.
Salah satu inovasi yang semakin dirasakan manfaatnya adalah layanan pengaduan masyarakat LAPOR melalui WhatsApp di nomor 0811 6656 700 dan 0811 6603 3003. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, masukan, maupun informasi yang membutuhkan perhatian pemerintah secara mudah tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.
Setiap laporan yang diterima langsung diteruskan kepada OPD sesuai dengan bidang tugas masing-masing sehingga penanganannya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur. Sistem ini sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Efektivitas layanan LAPOR telah dibuktikan melalui berbagai laporan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti. Salah satunya ketika warga melaporkan adanya truk yang parkir sembarangan di kawasan padat aktivitas masyarakat sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari instansi terkait segera turun ke lokasi, memberikan teguran kepada pemilik kendaraan, sekaligus memastikan kendaraan dipindahkan agar tidak lagi mengganggu pengguna jalan. Penanganan cepat tersebut membuat arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat berjalan lancar.
Respons serupa juga dilakukan terhadap laporan warga mengenai jalan berlubang di Jalan St. Syahrir, kawasan Simpang Padang. Demi mengantisipasi risiko kecelakaan, petugas segera melakukan penambalan sehingga kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan, khususnya pengendara roda dua.
Bagi masyarakat, layanan LAPOR memberikan kemudahan dalam menyampaikan berbagai persoalan secara langsung kepada pemerintah. Cukup melalui pesan WhatsApp, laporan dapat diterima dan diproses tanpa prosedur yang rumit.
“Pelayanannya sekarang lebih cepat. Kami cukup mengirimkan laporan melalui WhatsApp dan tidak lama kemudian sudah ada tindak lanjut. Yang paling penting, masyarakat merasa didengar karena laporan yang disampaikan benar-benar ditangani,” ujar Heru, salah seorang warga.
Selain memperkuat layanan pengaduan masyarakat, Pemerintah Kota Padang Panjang juga terus mengembangkan inovasi digital melalui Sistem Informasi Tata Ruang (SIMTARU). Sistem ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun investor dalam memperoleh informasi tata ruang secara cepat, akurat, dan transparan sehingga mampu mendukung iklim investasi yang semakin kondusif.

Komitmen pemerintah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional juga mendapat pengakuan nasional. Berdasarkan hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kota Padang Panjang berhasil meraih peringkat ke-12 nasional sekaligus terbaik di Sumatera Barat dengan nilai 91,51 dan predikat AA (Sangat Memuaskan).
Di bidang administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus menghadirkan inovasi pelayanan seperti Bebelak, Furkani, Laktasi, Bersabar, dan Selalu Samawa. Seluruh layanan tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan efisien.
Sementara itu, sektor kesehatan juga terus diperkuat melalui Program Cek Kesehatan Gratis serta layanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di UPTD Puskesmas Kebun Sikolos. Program tersebut menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang mudah diakses.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, Rabu (29/7/2026), mengatakan bahwa seluruh inovasi pelayanan yang terus dikembangkan merupakan bagian dari transformasi birokrasi untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus mampu bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan publik harus terus bertransformasi. Pemerintah tidak boleh berjalan dengan cara-cara lama ketika kebutuhan masyarakat terus berkembang. Karena itu, kami mendorong setiap OPD untuk menghadirkan inovasi yang benar-benar memberikan manfaat nyata, mempermudah pelayanan, sekaligus mempercepat penyelesaian setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Hendri.

Ia menegaskan, kecepatan merespons setiap laporan masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik. Menurutnya, setiap laporan yang disampaikan warga harus dipandang sebagai masukan yang sangat berharga untuk memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan memberikan solusi. Setiap laporan yang masuk melalui layanan LAPOR kami dorong untuk segera ditindaklanjuti karena setiap persoalan yang disampaikan masyarakat adalah tanggung jawab pemerintah untuk menyelesaikannya,” ujarnya.
Hendri menambahkan, Pemerintah Kota Padang Panjang juga terus memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai sektor pelayanan. Selain meningkatkan efisiensi birokrasi, digitalisasi juga memberikan kepastian pelayanan yang lebih cepat, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.
“Transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi kebutuhan agar pelayanan pemerintah semakin efektif, efisien, dan akuntabel. Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan yang sederhana, tidak berbelit-belit, dan dapat diakses dengan mudah kapan pun dibutuhkan,” katanya.
Menurut Hendri, capaian Pemerintah Kota Padang Panjang sebagai daerah terbaik di Sumatera Barat dalam Pengawasan Kearsipan ANRI menjadi bukti bahwa pembenahan tata kelola pemerintahan berjalan pada arah yang benar. Namun, prestasi tersebut bukan tujuan akhir.
“Prestasi ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja lebih baik lagi. Kami tidak ingin berhenti pada penghargaan, tetapi ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan peningkatan kualitas pelayanan di setiap sektor,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan LAPOR secara bijaksana sebagai media menyampaikan keluhan, saran, maupun aspirasi yang konstruktif.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Setiap laporan, kritik, maupun masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan publik sehingga Kota Padang Panjang semakin maju, sejahtera, dan bermarwah,” tutup Hendri. (Eti)

