Meriahkan Hari Sumpah Pemuda ke 98 MDC Adakan Pertandingan Domino
SEMANGATNEWS.COM. Padang, –
Dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ke 98, klub domino Minang Domino Club (MDC) mengadakan pertandingan domino terbuka se Kota Padang selama 1-28 Oktober di Kupi Batigo Jl. KH. Ahmad Dahlan Padang.
Sampai berlangsungnya acara pembukaan Senin (5/10) lalu, tercatat 40 pasangan yang ikut serta. Ke 40 pasangan ini dibagi dalam 8 pool dengan sistem setengah kompetisi, sedang juara pool terus ke babak selanjutnya dengan memakai sistem gugur.
Ketua Panitia Ferry White menjelaskan turnamen yang idenya agak mendadak dilaksanakan ini pada dasarnya memakai aturan dari Oredo, yakni organisasi khusus cabang olahraga domino.
“Pada dasarnya turnamen ini digelar adalah untuk sosialisasi dari sistem yang dipakai Oredo. Karena itu sekalian Kami juga mencari bibit untuk Oredo Sumatera Barat, guna mengikuti iven-iven tingkat nasional lainnya,” ujar Ferry.
Ketua Oredo Sumbar Helmi Moesim mengaku sangat berterimakasih atas prakarsa Minang Domino Club yang telah mengadakan turnamen dengan memakai sistem Oredo.
Menurut Helmi sejauh ini Oredo Sumbar sudah memiliki 15 cabang di Sumatera Barat. Oredo Sumbar juga telah punya peralatan lengkap seperti meja dan batu domino yang refresentatif.
“Saya sendiri ketika ikut Rakernas di Jakarta jadi kaget bercampur gembira karena banyak pengurus Oredo lainnya di Indonesia berasal dari Sumbar. Ini seakan menunjukkan bahwa olahraga domino ini berasal dari Sumbar,” ujar Helmi Moesim sembari menyebut di PON mendatang, domino sudah menjadi cabang eksebisi.
Senada dengan pernyataan Helmi, Dewan Pembina Minang Domino Club Aciak Amril Amin malah menantang Oredo Sumbar untuk bisa berprestasi di tingkat nasional.
“Kalau memang domino berasal dari Sumbar dan pengurusnya banyak yang orang Sumbar, ayo Oredo Sumbar. Buktikan bahwa Oredo Sumbar memang pantas juara di PON nanti,” ujar Aciak yang juga Ketua Umum PSP Padang.
Aciak Amin yang juga anggota DPRD Kota Padang itu menyebut contoh yakni rendang. “Jangan lebih enak pula rendang orang Jawa atau Sulawesi dari rendang Padang. Begitu juga dalam hal domino. Kalau memang olahraga domino berasal dari Sumatera Barat dan pengurusnya banyak yang orang Padang, jangan sampai orang Padang kalah pula dibanding orang Kalimantan, Jawa atau Papua sana,” tambah Aciak.
Kerasnya tantangan Aciak ternyata belum sepenuhnya terjawab oleh peserta pertandingan domino itu. Banyak peserta turnamen yang dipertandingkan hanya pada hari Rabu dan Kamis itu, masih belum disiplin dengan waktu pertandingan. Terbukti ada pemain yang udah datang pada hari pembukaan (Senin) dan hari Rabu, masih belum bisa bertanding karena lawannya tidak ada.
Menanggapi hal ini Ferry White mengaku akan lebih mendisiplinkan waktu pertandingan. Ia bahkan tak segan untuk me-WO-kan peserta yang tidak datang dalam pertandingan.**

