Misi Ekonomi di G20: Gibran Temui Pengusaha Afsel, Targetkan Peluang Investasi Baru

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Di tengah agenda KTT G20 di Johannesburg, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai misi diplomasi ekonomi dengan bertemu langsung para pengusaha Afrika Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan salam khusus dari Presiden Prabowo Subianto sekaligus mengajak dunia usaha memperkuat kolaborasi.

Gibran tiba di Johannesburg dengan sambutan resmi yang meriah, termasuk pertunjukan tarian Pantsula yang menggambarkan keramahan budaya Afrika Selatan. Sambutan itu disebut sebagai bentuk penghormatan bagi perwakilan Indonesia yang hadir membawa agenda penting.

Dalam pertemuan dengan para pengusaha, Gibran menyampaikan optimismenya terhadap potensi kerja sama kedua negara. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak hanya ingin membuka pasar baru, tetapi juga ingin membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.

Gibran memaparkan peluang kolaborasi di berbagai sektor seperti energi, pertanian modern, teknologi informasi, dan industri kreatif. Menurutnya, Afrika Selatan memiliki SDM kompetitif yang jika dipadukan dengan kemampuan industri Indonesia, dapat menjadi kekuatan global baru.

Ia juga mengundang para pelaku usaha Afrika Selatan untuk berkunjung ke Indonesia, melihat langsung peluang investasi yang ditawarkan. Pemerintah, menurut Gibran, siap memberikan fasilitas dan pendampingan yang dibutuhkan.

Pertemuan itu turut dihadiri pejabat penting Indonesia seperti Airlangga Hartarto dan Thomas Djiwandono yang memperkuat pesan bahwa Indonesia hadir dengan komitmen konkret, bukan sekadar seremonial.

Gibran menegaskan bahwa kehadirannya di Afrika Selatan bukan hanya untuk forum bisnis, tetapi juga mewakili Presiden Prabowo dalam forum global G20. Mandat itu diberikan untuk menjaga posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi internasional.

Pemerintah menyampaikan bahwa penunjukan Gibran dilakukan karena Presiden tengah menangani agenda penting di dalam negeri, namun tetap ingin Indonesia tampil aktif dalam pertemuan G20.

Dalam berbagai agenda, Gibran menyerukan solidaritas antar negara berkembang. Ia menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi dunia tidak boleh hanya berpusat pada negara maju, tetapi harus melibatkan negara-negara selatan dunia.

Ia menutup pertemuan dengan pesan bahwa Indonesia dan Afrika Selatan memiliki potensi besar untuk tumbuh bersama. Menurutnya, kemitraan ini bisa menjadi model baru kerja sama antar negara berkembang.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal bahwa Indonesia siap memperluas jaringan ekonomi internasional, terutama di kawasan Afrika yang sedang berkembang pesat dan menawarkan banyak peluang investasi baru.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.