Jakarta, Semangatnews.com – Persaingan sengit diprediksi akan terjadi pada seri Moto3 Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of The Americas (COTA). Sorotan tertuju pada duel pembalap muda Asia Tenggara yang tengah naik daun.
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, datang dengan modal kuat usai tampil impresif di dua seri awal musim. Ia bahkan sukses mencetak sejarah dengan meraih podium di Moto3 Brasil.
Performa tersebut membuat Veda menjadi salah satu pembalap yang diperhitungkan di lintasan. Konsistensinya dalam meraih poin membuatnya berada di jajaran papan atas klasemen sementara.
Namun, tantangan besar sudah menanti di Amerika Serikat. Pembalap Malaysia, Hakim Danish, disebut-sebut siap menjadi ancaman serius.
Meski belum seimpresif Veda dalam hal hasil akhir, Hakim Danish menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Ia bahkan sempat mengamankan posisi старт depan saat kualifikasi di Brasil.
Pengamat menilai, potensi Hakim Danish tidak bisa dianggap remeh. Ia memiliki gaya balap agresif yang bisa mengejutkan di lintasan COTA.
Selain itu, pengalaman dari dua seri sebelumnya menjadi bekal penting bagi pembalap Malaysia tersebut untuk tampil lebih kompetitif. Adaptasi terhadap trek juga dinilai semakin matang.
Sementara itu, Veda tetap diunggulkan berkat konsistensi dan ketenangannya saat balapan. Ia mampu memanfaatkan situasi dengan baik, termasuk saat terjadi red flag di Brasil.
Meski demikian, para analis mengingatkan bahwa Veda tidak boleh lengah. Persaingan di Moto3 sangat ketat dan kesalahan kecil bisa berakibat fatal.
Seri Amerika ini menjadi ujian penting bagi kedua pembalap muda tersebut. Hasil balapan akan sangat berpengaruh terhadap posisi mereka di klasemen.
Dengan rivalitas yang semakin memanas, Moto3 Amerika 2026 dipastikan akan menjadi tontonan menarik. Duel Veda dan Hakim Danish menjadi salah satu yang paling dinanti.(*)

