Padang Panjang, Semangatnews.com – Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan pentingnya pemanfaatan pagu anggaran Rp150 juta per RT untuk memperkuat ketahanan kota sekaligus mendorong pembangunan infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kamis (5/2).
Dalam arahannya, Hendri Arnis menyebutkan bahwa total anggaran kecamatan yang mencapai sekitar Rp40 miliar dan dibagi rata ke setiap RT harus difokuskan pada kebutuhan prioritas warga. Ia menekankan agar dana tersebut digunakan untuk perbaikan infrastruktur dasar serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Anggaran Rp150 juta per RT harus dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama untuk perbaikan irigasi, sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah, hingga pengembangan usaha produktif. Bahkan, kegiatan sederhana seperti penyediaan polibag untuk menanam cabai di setiap rumah bisa menjadi langkah nyata memperkuat ketahanan pangan,” ujar Hendri.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa kebijakan anggaran tahun 2027 akan diarahkan pada penguatan ketahanan kota, pemulihan pascabencana, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia memastikan pemerintah telah mendata kerusakan infrastruktur dan warga terdampak bencana untuk segera ditindaklanjuti.
“Khusus pascabencana, seluruh jalan yang rusak dan masyarakat terdampak sudah kita data. Perbaikannya akan menjadi prioritas dan dikerjakan secepat mungkin,” katanya.
Terkait persoalan sampah, Hendri mendorong setiap RT agar mampu mengelola sampah secara mandiri. Sampah organik, menurutnya, dapat diolah menjadi kompos yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber tambahan pendapatan bagi warga.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kemauan dan kerja sama semua pihak. Karena itu, Wali Kota meminta lurah, camat, serta OPD terkait untuk aktif mengawal pelaksanaan program di setiap kelurahan agar anggaran digunakan tepat sasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Hendri Arnis juga mengingatkan pelaku UMKM yang ingin memanfaatkan videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai media promosi agar berkoordinasi langsung dengan pihak Kominfo.
Sementara itu, Lurah Balai-Balai, Tedryon, menyampaikan bahwa Musrenbang kali ini membahas enam usulan, yang terdiri dari lima usulan fisik dan satu usulan sosial budaya. Usulan fisik tersebut mencakup pergantian atap kantor lurah, pengadaan layar infokus, sarana dan prasarana kematian, pembangunan drainase sawah, serta pelatihan kader posyandu.
Musrenbang Kelurahan Balai-Balai turut dihadiri anggota DPRD Kota Padang Panjang, Yandra Yane, Ridwansyah, Eka Anugerah Dia, dan Aditiawarman, Asisten Bidang Administrasi Umum Setdako Ade Nafrita Anas, Kepala Bappeda Putra Dewangga, Camat Padang Panjang Barat Romi Ar Rahman, perwakilan OPD terkait, Bhabinkamtibmas, LPM, serta unsur masyarakat lainnya.(eti)
