Jakarta, Semangatnews.com – Napoli menunjukkan performa kuat saat menghadapi AC Milan di semifinal Supercoppa Italiana 2025/2026, berhasil menang 2‑0 dan memastikan tempat di laga puncak kompetisi yang digelar di Riyadh, Arab Saudi. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Il Partenopei punya ambisi kuat untuk meraih titel setelah sekian musim tanpa trofi besar di kompetisi Supercoppa.
Laga yang berlangsung penuh tensi itu diwarnai dua gol dari pemain kunci Napoli, yakni David Neres yang membuka skor di babak pertama dan Rasmus Hojlund yang menggandakan keunggulan pada babak kedua. Penampilan apik kedua pemain ini menjadi faktor penentu kemenangan Napoli atas tim Milan yang tangguh.
David Neres mencetak gol pertama pada menit ke‑39 setelah memanfaatkan umpan matang dari rekan setimnya. Aksi itu membuat Napoli unggul sebelum turun minum, memberikan momentum positif menjelang babak kedua.
Pada babak kedua, Rasmus Hojlund menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol kedua bagi Napoli di menit ke‑64. Gol tersebut memastikan keunggulan ganda bagi Il Partenopei yang bermain sangat disiplin dan efektif di depan gawang.
AC Milan sempat mencoba membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan, namun solidnya lini belakang Napoli membuat Milan kesulitan menembus pertahanan lawan sepanjang laga. Beberapa peluang yang mereka ciptakan tidak membuahkan hasil.
Kekalahan ini membuat Milan gagal mempertahankan titel Supercoppa yang mereka raih musim sebelumnya, sementara Napoli mendapatkan kesempatan untuk merebut gelar Supercoppa Italiana untuk pertama kalinya sejak 2014.
Napoli akan menghadapi pemenang laga antara Bologna dan Inter Milan di final Supercoppa, yang dijadwalkan berlangsung beberapa hari setelah semifinal ini. Pertandingan puncak diprediksi berlangsung dengan atmosfer tinggi karena kedua tim lawan punya kualitas dan ambisi juara.
Pelatih Napoli, Antonio Conte, memuji semangat dan disiplin timnya selama pertandingan. Conte menilai kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga menunjukkan karakter tim yang mampu mengatasi tekanan dari tim elite seperti AC Milan.
Sementara itu, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa Napoli tampil lebih efektif dan pantas memenangkan pertandingan. Allegri menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran penting bagi timnya dalam memperbaiki performa menghadapi kompetisi berikutnya di Serie A dan kompetisi lain.
Laga ini juga berjalan dengan dinamika tinggi di pinggir lapangan, di mana kedua pelatih menunjukkan intensitas emosi yang besar sepanjang jalannya pertandingan. Momen setelah peluit akhir pun ditandai dengan ketegangan kecil saat para pelatih saling melewati tanpa berjabat tangan.
Dukungan dari suporter Napoli pun terasa kuat meski pertandingan berlangsung di luar negeri. Suasana penuh semangat itu memberikan motivasi ekstra bagi para pemain untuk tampil optimal sejak menit awal.
Kemenangan ini menjadi salah satu poin penting Napoli di musim kompetisi 2025/2026, memberikan harapan bagi pendukung setia bahwa timnya mampu meraih trofi bergengsi di awal musim. Semangat juang seperti ini diharapkan berlanjut hingga final Supercoppa dan kompetisi lainnya sepanjang musim.(*)

