Nasrul Abit Bantu Gapoktan Basmi Hama Tikus

oleh -

Nasrul Abit Bantu Gapoktan Basmi Hama Tikus

Semangatnews, Dharmasraya – Walaupun diguyur hujan Wakil Gubernur Sumatera Barat H. Nasrul Abit dan Bupati Sutan Riska bersama masyarakat tetap bersemangat melakukan kegiatan pembasmian hama tikus.

Ini merupakan upaya meminimalisir serangan hama tikus, Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) mengadakan gerakan pengendalian (gerdal) hama tikus yang selama ini cukup meresahkan di Kecamatan Sungai Dareh Nagari Singuntur Jorong Siguntur I, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (4/12/2019).

Walaupun saat ini hujan, ini merupakan berkah dari Allah SWT, jangan sampai terhenti kegiatan ini, saya harap para penyuluh untuk mendampingi para petani agar mengetahui secara pasti penggunaan racun tikus,” kata Nasrul Abit dihadapan kelompok tani Bina Basamo.

Selama ini petani mengeluhkan banyak serangan tikus dilahan garapannya yang akibatnya petani mengalami kerugian hingga 50 persen, bahkan sampai gagal panen. Pemerintah Provinsi Sumbar memberikan bantuan umpan pestisida dan alat emposan.

Lebih lanjut Nasrul Abit mengatakan kegiatan ini suatu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya.

“Kita meminta agar gerakan pengendalian hama tikus ini harus secara konsisten dengan melibatkan seluruh pihak, terutama kalangan petani dan kelompok tani Sumbar termasuk di Nagari Siguntur untuk mendorong peningkatan produksi padi dan bisa meningkatkan perekonomian daerah”, ungkapnya.

Wagub Sumbar ungkapkan, kabupaten Dharmasraya salah satu pertumbuhan ekonomi terbaik di Sumbar, karena masyarakatnya sangat produktif.

“Dharmasraya termasuk penghasil padi, demi mencapai produktivitas yang tinggi, penggunaan pupuk juga harus diperhatikan Selain itu, benih berkualitas serta penerapan teknologi juga menjadi pendukung produktivitas. Tapi pengendalian hama juga harus jadi perhatian, dan dilakukan secara bersama sama, tidak bisa hanya di lakukan beberapa pihak atau petani saja,” ucapnya

Selain itu Nasrul Abit juga meminta masyarakat bisa memanfaatkan bantuan tersebut digunakan semaksimal mungkin.

Sementara itu Bupati Sutan Riska Tuanku kebearan menyampaikan, kegiatan gerakan pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (OPT) tikus pada tanaman padi di Dharmasraya.

“Bantuan ini sangat berarti sekali bagi petani disini, sejak lama para petani mengeluhkan persoalan hama tikus sehingga penghasilan panen padi berkurang, Alhamdulillah .. mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi warga disini,” tuturnya.

Menurut Bupati Dharmasraya, untuk mengantisipasi dampak terhadap produksi pertanian masyarakat, dilaksanakan pengendalian secara bersama-sama dan terus berkelanjutan.

“Para petani harus terus gencar lakukan pemberantasan hama tikus untuk menjaga produktivitas tanaman padi pada masa tanam tahun ini,” himbaunya.

Salah satu dari kelompok tani Sudirman menjelaskan, serangan tikus meningkat memasuki musim penghujan. Bahkan populasinya meningkat hingga dua kali lipat sehingga diperlukan upaya pemberantasan tikus melalui gerakan pengendalian OPT secara massal.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan ini. Segera akan kami lakukan pemberantasan hama tikus. Karena hama tikus mudah berkembang biak di saat musim penghujan seperti ini,” jelasnya (rel)