Nasrul Abit : Final, Sumbar Kembangkan Wisata Halal

oleh -

Semangatnews, Padang – Pengembangan potensi wisata Sumatera Barat lebih ditujukan pada bentuk wisata halal. Halal disini lebih dikaitkan pada prilaku, makanan dan budaya Sumatera Barat yang berfilosofikan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah.

Hal ini diungkap Wagub Nasrul Abit dalam Acara TENSAI 10th & TENLICIOUS 7th di SMAN 10 Padang, Pra-Olimpiade (SMA, SMP, dan SD) serta Lomba Keagamaan, Bahasa dan Seni se Sumatera Barat, Sabtu ( 18/1/ 2020).

Wagub Nasrul Abit katakan, pada pembahasan APBD hampir semua Pemkab /ko se Sumatera Barat mengusulkan pengembangan potensi wisata di daerahnya masing-masing. Namun belum semua kabupaten dan kota yang serius dalam pembenahan dan pengelolaannya.

” Ada beberapa daerah yang telah serius melakukan peningkatan pengelolaan pengembangan pariwisata sebagai potensi kemajuan daerahnya. Seperti Kota Padang, Sawahlunto, Bukittinggi, sementara kab/ko yang lain belum jelas, tidak ada master plannya”, ungkapnya.

Nasrul Abit tegaskan, pengembangan Wisata Halal di Sumatera Barat sudah menjadi komitmen provinsi dan 19 kab/ko yang telah disepakati bersama gubernur Sumatera Barat.

“Wisata halal itu dapat dilihat dari dua sisi, pertama agama dan kedua sisi kesehatan. Oleh karena itu dilokasi wisata yang dibangun mesti ada rumah ibadah, wc yang bersih, prilaku halal dan kuliner yang halal dan higenis secara kesehatan. Halal kuliner ini juga dibarengi dengan cara pengolahannya, bahan-bahannya, cara penyajian dan cara makanannya”, jelas Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga katakan, saat ini kita sudah ajukan Perda Wisata Halal Sumbar di DPRD. Berharap tidak ada lagi perbedaan soal wisata halal di Sumatera Barat.

” Kita berharap tidak ada lagi persoalan soal ditegakkannya potensi wisata halal di Sumatera Barat. Sewaktu saya ke Jepang ada rumah makan yang sebutkan makan halal, ramai sesukai pengunjungnya. Mereka pilih makanan halal karena yakin akan higenis dan baik dalam kosumsinya”, ujarnya.