Netanyahu Perintahkan Invasi Darat Diperluas, Lebanon Kian Membara di Tengah Serangan Hizbullah

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Konflik di Timur Tengah kembali memasuki fase berbahaya setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan perluasan operasi militer darat di wilayah Lebanon selatan.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya serangan roket dan rudal dari kelompok Hizbullah yang terus menargetkan wilayah utara Israel.

Netanyahu menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk memperluas zona keamanan atau buffer zone guna melindungi wilayah perbatasan Israel.

Ia juga menyebut bahwa perluasan operasi ini menjadi bagian dari strategi untuk menghalau ancaman invasi dan serangan anti-tank dari Hizbullah.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa militer Israel akan terus bergerak hingga ancaman terhadap warga sipil benar-benar hilang.

Langkah ini sekaligus menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang telah berlangsung sejak awal Maret 2026.

Sebelumnya, pasukan Israel telah lebih dulu melancarkan invasi darat ke Lebanon selatan sejak pertengahan Maret sebagai respons atas serangan Hizbullah.

Operasi tersebut kini diperluas hingga mendekati Sungai Litani, wilayah strategis yang menjadi target utama penguasaan militer Israel.

Di sisi lain, konflik ini telah menimbulkan korban besar, dengan lebih dari seribu orang dilaporkan tewas di Lebanon, termasuk warga sipil dan tenaga medis.

Tak hanya korban jiwa, jutaan warga juga terpaksa mengungsi akibat intensitas serangan yang terus meningkat di wilayah tersebut.

Situasi semakin kompleks karena konflik ini tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan ketegangan lebih luas antara Israel, Iran, dan sekutu-sekutunya di kawasan.

Sejumlah negara dan organisasi internasional pun mulai menyuarakan kekhawatiran terhadap dampak kemanusiaan yang semakin memburuk.

Dengan keputusan terbaru Netanyahu ini, kawasan Timur Tengah kini berada di ambang eskalasi konflik yang lebih besar dan berpotensi melibatkan lebih banyak pihak.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.