Jakarta, Semangatnews.com – Aktor dan musisi Onadio Leonardo, yang akrab disapa Onad, kembali mencuri perhatian publik setelah menyelesaikan masa rehabilitasi selama tiga bulan. Pada momen keluar dari panti rehabilitasi, Onad tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat.
Onad mengaku sangat bersyukur akhirnya bisa kembali ke kehidupan normal setelah menjalani proses pemulihan di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Ia menyebut masa tersebut sebagai pengalaman yang sangat berat namun penuh pelajaran penting bagi dirinya.
“Happy banget hari ini, akhirnya pulang juga setelah tiga bulan di sini. Banyak pelajarannya, banyak ketololan gue yang harus gue bayar dengan banyak hal,” ujarnya sambil berusaha menenangkan diri.
Dalam kesempatan tersebut, Onad secara blak‑blakan meminta maaf karena menyadari perbuatannya di masa lalu telah mengecewakan banyak pihak. Ia menyesali tindakan yang tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri tetapi juga mencoreng nama baik keluarga serta rekan‑rekan kerja yang selama ini mendukung kariernya.
Permintaan maaf itu ia tujukan pula kepada para penggemar yang selama ini menaruh kepercayaan dan harapan padanya. Onad berharap pengalaman pahit tersebut dapat menjadi pelajaran berharga dan bukan menjadi contoh buruk bagi generasi muda.
“Semuanya… siapa tahu ada yang mengambil gue sebagai contoh, gue minta maaf banget. Gue bukan contoh yang baik,” ucap Onad dengan suara bergetar, menunjukkan penyesalan yang mendalam.
Onad juga tak lupa mengucapkan permintaan maaf khusus kepada istrinya, Beby Prisillia, yang ikut terseret dalam pemberitaan miring selama ia menjalani rehabilitasi. Ia merasa bersalah karena ulahnya membuat sang istri harus menghadapi berbagai gosip negatif di media.
Dukungan Beby terhadap Onad selama masa rehabilitasi mendapatkan sorotan hangat dari publik. Beby dipuji karena istiqomah mendampingi suaminya, meskipun proses recovery tersebut penuh tantangan dan emosional.
Selepas rehabilitasi, Onad menyatakan bahwa hal pertama yang ingin ia lakukan adalah kembali berkumpul dengan keluarganya, khususnya sang anak. Ia juga berencana memperbaiki hubungan dengan orang tua dan sahabat yang merasa kecewa oleh perbuatannya di masa lalu.
Selain itu, Onad bertekad untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pertemanan setelah keluar dari rehabilitasi. Ia menyadari pentingnya dukungan positif dari orang‑orang di sekitarnya untuk menjalan hidup yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Kasus yang menjerat Onad berawal dari penangkapan terkait penyalahgunaan narkoba pada Oktober 2025, yang kemudian membuatnya direkomendasikan menjalani rehabilitasi medis dan sosial oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta.
Kini, dengan pengalaman tersebut di belakangnya, Onadio Leonardo berjanji akan memulai babak baru dalam hidupnya dengan sikap lebih dewasa dan tanggung jawab, berharap dapat memperoleh kembali kepercayaan dari publik serta terus berkarya di industri hiburan tanah air.(*)
