Ormas Keagamaan Miliki Keleluasaan Guna Satukan Umat

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah menilai organisasi keagamaan memiliki keleluasaan yang lebih dibandingkan partai politik untuk menjadi pemersatu umat di tengah kondisi krisis akibat pandemi dan adanya indikasi pengaburan ajaran islam dari penganutnya.

“Partai politik meski berlatar belakang agama, namun masih ada resistensi ada sebagian umat. Namun organisasi kemasyarakatan bisa lebih diterima sehingga lebih leluasa untuk memberikan pencerahan dan menyatukan umat,” katanya saat menghadiri acara pelantikan pengurus DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga:  DALAM RANGKA HUT KE-76: PMI Sumbar Gelar Aksi Bersih Sekolah

Menurutnya Ormas keagamaan bisa mengisi kekosongan pembinaan umat. Saat ini pada banyak tempat di Sumbar masih membutuhkan peran kader yang benar-benar memahami agama untuk menghidupkan dan mensyiarkan ajaran islam di tengah masyarakat.

“Banyak daerah butuh bimbingan. Banyak kelompok masyarakat butuh penguatan keislaman. Kami pernah mengunjungi daerah pada waktu magrib. Masjidnya bagus tapi tidak ada yang jadi muazin, tidak ada yang jadi imam,” katanya.

Baca Juga:  Pembangunan Kantor, AJI Padang, Aidil; Ini Ruang untuk Kepentingan Publik

Ia berharap hadirnya PUI di Sumbar bisa mengisi kekosongan-kekosangan itu dan menjadi perekat potensi umat yang ada di masyarakat.

Pada kondisi pandemi COVID-19 yang menyebabkan ekonomi lemah, pemahaman keislaman dikaburkan maka menyatunya potensi umat merupakan hal yg harus diupayakan.

Ketua Umum PUI K.H Nurhasan Zaidi mengatakan organisasi itu sebenarnya pernah ada di Sumbar tetapi tidak berkembang. Stagnan. Karena itu saat ini kembali diperbarui kepengurusannya dengan harapan bisa segera memberikan bakti bagi umat.

No More Posts Available.

No more pages to load.