Pameran Matrilini: Membungkus Realita Masyarakat dan Fenomena Alam dalam Bahasa Visual Iconik

oleh -
Alexis, Artefak. Wood and stainless, 100x15x60 cm, 2021

Catatan Kecil : Muharyadi

SEMANGATNEWS.COM – Karya Alexis berjudul “Artefak”. Wood and stainless, 100x15x60 cm, 2021 dan Nasrul Palapa “Gadang Bungkuih Indak Barisi”, 9 karya bervarisai, keramik besi, 200x100x100 cm, 2021 merupakan dua diantara puluhan karya perupa yang cukup menarik pada pameran bertajuk “Icon” di ruang galeri Taman Budaya Sumatera Barat, Jalan Diponegoro, 31 Padang sejak 22 sampai 29 November 2021.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Motivasi Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara tentang Pentingnya Persatuan

Kedua perupa bertutur menjadi sarana komunikasi atau tanda yang memungkinkan publik berfikir, berdilog dengan apa yang ada di alam dengan segala fenomenanya melalui icon karya tiga dimensional berbungkus peristiwa sehari-hari yang dialami manusia bahkan fenomena alam sekitar manusia itu berada.

Artefak karya Alexis dapat dilihat sebagai benda bersejarah berupa “tempat parutan kelapa” tempo dulu yang digunakan masyarakat yang disebut “kukuran” untuk memarut kelapa sebelum diremas kemudian menghasilkan santan yang kini semakin sulit ditemui.

Baca Juga:  Wagub Audy Kunjungi Sumut, Perkuat Sinergitas Antar Daerah Tetangga
Nasrul Palapa Gadang Bungkuih Indak Barisi, 9 karya bervarisai, keramik besi, 200x100x100 cm, 2021

Ketertarikan perupa ini tentu beralasan, karena benda ini tak lagi ditemui di rumah-rumah penduduk atau bahkan jarang dimanfaatkan karena tergantikan tenologi mesin. Karya ini bukan hanya menarik, tetapi juga unik bermuatan seperangkat nilai-nilai.

Perupa Nasrul Palapa melalui karyanya berjudul “Gadang Bungkuih Indak Barisi”, 9 karya bervarisai, keramik besi, 200x100x100 cm, 2021 turut memberi isyarat secara visual dalam ranag estetis. Simbol karyanya menggambarkan seseorang di tengah-tengah masyarakat yang berlagak sombong bahkan angkuh yang biasanya orang seperti tidak memiliki rasa malu dalam tataran nilai-nilai budaya. Karya ini di simbolkan melalui 9 karya yang bervariasi dan menarik untuk ditelusuri lebih jauh dan lebih dalam.

No More Posts Available.

No more pages to load.