Pameran Seni Rupa dan Pertujukkan Kesenian Mendapat Perhatian Publik di Taman Budaya Sumatera Barat

oleh -

Pameran Seni Rupa dan Pertujukkan Kesenian Mendapat Perhatian Publik di Taman Budaya Sumatera Barat

Semangatnews.com. Padang. Ruang pameran galeri seni rupa Taman Budaya Sumatera Barat, Jalan Diponegoro, 31 Padang sejak dimulainya pameran seni rupa “Realita Sosial” #New Life (26 Agustus sd 3 September 2020) dan pameran kedua #New Eksplorasi (13 sd 19 September 2020) yang berakhir kemarin terlihat ramai dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Sementara untuk pameran ketiga #Dimension Space yang dijadwalkan berlangsung 4 – 10 Oktober 2020 juga di Galeri Seni Rupa Taman Budaya Sumbar mendatang diharapkan tidak kalah menariknya karena diikuti sejumlah seniman seni rupa dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Taman Budaya Sumatera Barat, H. Muasri didampingi Kasi Pameran dan Pagelaran UPTD Taman Budaya Sumbar, Sexri Budiman yang ditemui Semangatnews.com, Minggu (20/9) menyebutkan sejalan tiga rangkaian pameran seni rupa di Taman Budaya Sumatera Barat, sejak beberapa waktu terakhir juga di gelar sejumlah Festival, diantaranya festival lagu Minang karya Sexri Budiman 21 sd 25 Agustus, Festival Komposisi Musik 5-6 September 2020, Festival randai tingkat Sumatera Barat 17 sd 19 September dan sejumlah kegiatan lain.

Dari persepektif budaya bisa dilihat dan diamati kegiatan tersebut tentulah merujuk pada pencapaian nilai-nilai budaya yang ada di Sumatera Barat sekaligus berkorelasi untuk melindungi dan mengembangkan nilai ekspresi dan praktik seni rupa di tengah-tengah masyarakat Sumatera Barat sekaligus sebagai wahana mewujudkan Praktik Kebudayaan Daerah (PKD) untuk menunjang Praktik Kebudayaan Nasional (PKN) 2020 sesuai amanah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Nasional serta dilandasi semangat Kemerdekaan RI ke 75, tambah Muasri lagi.

Pada sisi lain tiga rangkaian pameran seni rupa secara visual dan sejumlah kegiatan maupun festival seni oleh Dinas Kebudayaan melalui UPTD Taman Budaya Sumatera Barat juga memiliki peran strategis untuk meningkatkan apresiasi masyarakat dari semua lapisan dan golongan bernilai edukasi dan wahana pembelajaran untuk generasi muda juga menjadi media hiburan yang kaya dengan nilai-nilai di tengah-tengah bangsa ini menghadapi trauma covid. 19 sejak 6 bulan lalu yang melanda hampir seluruh pelosok dunia, ujar Muasri menambahkan.

Sementara kurator pameran “Realita Sosial” #New Life, #New Eksplorasi dan Dimension Space. Muharyadi dan Yasrul Sami Batubara yang dihubungi Semangatnews.com ditempat terpisah, Minggu (20/9) menyebutkan, dua pameran yang telah berlangsung di dasari pertimbangan semua potensi yang ada dalam seni rupa di Sumatera Barat, baik dari perseorangan, komunitas, sanggar-sanggar dan lembaga pendidikan seni di daerah ini dan tidak mengadopsi pameran ekslusif sebagaimana banyak terjadi di sejumlah tempat dan lokasi di Indonesia.

Ada seni lukis, seni patung, sketsa, instalasi in dor, fotografi dan seni batik yang tujuan hakiki nya guna menemukenali dan melihat semua potensi seni rupa yang ada di Sumatera Barat. Bahkan kurator melihat ada sejumlah karya yang tampil merupakan karya-karya studi yang dilakukan sejumlah perupa. Karya-karya studi tersebut disandingkan dengan karya-karya murni hasil ciptaan seniman hasil penjelajahan masing-masing yang di usung kepermukaan.

Secara kualitas dari dua pameran karya-karya yang telah berlangsung di galeri seni rupa Taman Budaya Sumatera Barat #New Life dan #New Eksplorasi itu cukup menarik disimak dan disiasati sebagai sebuah dinamika berseni rupa secara sungguh-sungguh yang menyandang seperangkat nilai-nilai bermuatan ranah estetik dari apa yang diangkat dan diusung kepermukaan, baik isi karya, tema maupun pesan yang disampaikan, jelas Muharyadi.

Untuk pameran ketiga #Dimension Space yang dijadwalkan berlangsung 4 sd 10 Oktober 2020 mendatang, Insya Allah terdapat sejumlah nama-nama penting perupa Indonesia yang menyatakan kesediannya ikut berpameran serta undangan khusus didasari kuota peserta yang tersedia sesuai kapasitas galeri seni rupa Taman Budaya, Sumatera Barat, jelas Yasrul Sami Batubara memberi penjelasan. (FR).