Pasar Saham Awal Pekan Waspada Koreksi, INCO-TLKM Berpeluang Jadi Pilihan Trading

by

Jakarta, Semangatnews.com – Pergerakan pasar saham Indonesia pada awal pekan diperkirakan berlangsung dinamis. IHSG yang sebelumnya mencatat penguatan masih berpeluang mengalami koreksi jangka pendek, meski secara teknikal terdapat ruang untuk melanjutkan tren positif.

IHSG mengakhiri perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan kenaikan 0,37 persen ke posisi 6.525,69. Secara mingguan, indeks berhasil tumbuh 1,93 persen dan ditutup di atas MA20, menunjukkan bahwa momentum penguatan masih terlihat pada grafik mingguan.

Meski demikian, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dapat mengalami koreksi dalam jangka pendek menuju area 6.429-6.475. Koreksi tersebut menjadi bagian yang perlu diperhatikan investor setelah indeks mengalami penguatan dalam beberapa sesi perdagangan.

Jika tekanan koreksi dapat tertahan, IHSG selanjutnya diperkirakan memiliki peluang menuju rentang 6.628-6.666. Target tersebut sekaligus menjadi area yang menarik untuk diamati karena berhubungan dengan pengujian gap pada grafik indeks.

Investor juga perlu mencermati level teknikal penting selama perdagangan berlangsung. Support IHSG berada di 6.373 dan 6.272, sedangkan resistance ditetapkan pada 6.599 dan 6.705. Pergerakan melewati level tersebut dapat memberikan gambaran mengenai arah indeks selanjutnya.

Di tengah proyeksi tersebut, saham INCO menjadi salah satu emiten yang mendapatkan perhatian. Saham PT Vale Indonesia Tbk itu ditutup melemah 0,95 persen ke level Rp5.200 pada perdagangan terakhir dengan tekanan jual yang masih terlihat.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi INCO saat ini masih berada dalam fase koreksi tertentu. Namun, saham tersebut masih bergerak dalam rentang MA20 dan MA200 sehingga terdapat peluang bagi investor untuk mencermati area harga tertentu ketika terjadi pelemahan.

Strategi yang diberikan untuk INCO adalah buy on weakness pada rentang Rp4.720-Rp5.100. Jika skenario penguatan berjalan, saham tersebut memiliki target harga pertama Rp5.700 dan target berikutnya Rp6.000, dengan batas risiko di bawah Rp4.620.

Sementara itu, TLKM menjadi saham lain yang menarik untuk diperhatikan. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tersebut bergerak relatif datar di Rp2.610, tetapi masih mendapatkan dukungan dari volume pembelian. Meski begitu, penguatan TLKM masih tertahan oleh area MA20 dan MA60.

Untuk TLKM, MNC Sekuritas memberikan strategi trading buy di kisaran Rp2.580-Rp2.610. Target harga yang dipasang berada pada Rp2.740 dan Rp2.840, sementara level Rp2.570 menjadi batas stop loss yang perlu diperhatikan apabila terjadi pelemahan.

Pergerakan kedua saham tersebut tetap akan dipengaruhi kondisi IHSG secara keseluruhan dan sentimen pasar. Karena itu, investor perlu mencermati volume transaksi, pergerakan indeks, serta kemampuan saham mempertahankan level teknikal yang menjadi acuan.

Dengan potensi koreksi jangka pendek sekaligus peluang menuju level yang lebih tinggi, perdagangan awal pekan diperkirakan menghadirkan ruang bagi strategi trading selektif. INCO dan TLKM menjadi dua saham yang dapat masuk radar berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas, tetapi keputusan transaksi tetap perlu mempertimbangkan manajemen risiko masing-masing investor.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.