SOLOK SELATAN, SEMANGATNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melaksanakan program Satu Kecamatan Satu Ekskavator di Jorong Mercu, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan SBJ, Solok Selatan, Sumatera Barat, Minggu (30/07/2023).
Tujuannya adalah memperbaiki jalan Talao – Mercu – Sungai Sungkai sepanjang 12 Km.
Bupati Solok Selatan, H Khairunas menyebut, perbaikan ruas jalan adalah Program Unggulan Satu Kecamatan Satu Ekskavator. Program Satu Kecamatan Satu Ekskavator untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan memperbaiki jalan rusak.
”Kabupaten Solok Selatan berdiri sudah 18 tahun. Jalan masih sedikit. Kemampuan APBD setiap tahun untuk membangun jalan sangat terbatas. Oleh karena itu program Satu Kecamatan Satu Ekskavator ini adalah strategi Pemerintah Daerah,” kata Khairunas di Solok Selatan.
Bupati Solok Selatan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Baik Forum TJSLP, perusahaan-perusahaan di Kecamatan Sangir Balai Janggo ikut berpartisipasi atas perbaikan ruas jalan Sungai Sungkai – Talao.
Adapun perusahaan yang digandeng Pemkab Solok Selatan di antaranya PTPN VI, PT. TKA, PT. Incasi Raya, dan PT. KSI yang mana keempat perusahaan tersebut merupakan perusahaan sawit yang beroperasi di kawasan Kecamatan Sangir Balai Janggo.
“Kita di Kecamatan Sangir Balai Janggo ini masih jauh tertinggal secara pembangunan, sedangkan daerah ini dikelilingi oleh perusahaan-perusahaan besar. Maka dari itu kita bekerja sama menggandeng mereka untuk bergotong royong memperbaiki ruas jalan Sungkei – Talao ini,” imbuhnya.
Kepala Dinas PUTRP Solok Selatan, Indra Zuardi turut menjelaskan kerja sama Pemkab Solok Selatan dengan keempat perusahaan tersebut adalah bantuan berbagai jenis alat berat yang akan dioperasikan dalam perbaikan jalan tersebut.
“Kita dari Pemkab Solok Selatan bersama 4 perusahaan yang terlibat menerjunkan 2 unit eskavator 2, bku loader, motorgrader, vibro roller, dan dump truck sebanyak 32 unit,” ujarnya
Camat Sangir Balai Janggo, Muslim menyampaikan bahwa pembangunan ruas jalan Sungkai – Talao ini dalam perencanaannya terdapat sepanjang 12 kilometer, di mana 9 kilometernya dengan kondisi parah.
“Kerja sama pemerintah daerah bersama beberapa perusahaan ini akan direncanakan dalam masa 12 hingga 15 hari kerja,” katanya.
Muslim menambahkan, ada beberapa kegiatan di Jorong Mercu, mulai dari offroad bersama rombongan Pemkab Solok Selatan, Forkopimda, komunitas pecinta Off Road, dan stake holder.
Pemerintah juga menghadirkan layanan kesehatan dengan menghadirkan para dokter spesialis, pelayanan kependudukan, pelayanan perizinan dan lainnya.
Dari pantauan semangatnews.com, Hadir juga Wakil Bupati H Yulian Efi, Asisten, Staf Ahli, Jajaran Kepala OPD dan para Sekretaris juga melakukan temu ramah pada malam ini, dan disertai dengan pemberian berbagai bantuan.
