Pemko Padang Panjang Dorong Penguatan Wakaf Produktif, BWI Siap Jalankan Gerakan Wakaf Tunai

by -

Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan wakaf produktif sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, saat menerima audiensi pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Padang Panjang di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (22/1).

Audiensi ini menjadi pertemuan perdana setelah kepengurusan BWI Kota Padang Panjang resmi dikukuhkan pada akhir 2025. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara BWI dan Pemerintah Kota dalam pengelolaan wakaf yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Rombongan BWI dipimpin Ketua BWI Kota Padang Panjang, Mukhlis M., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama setempat. Ia didampingi Sekretaris BWI, Azwarhadi, beserta jajaran pengurus lainnya.

Mukhlis menyampaikan, audiensi tersebut bertujuan memaparkan program kerja yang telah disusun oleh kepengurusan baru BWI. Program-program tersebut difokuskan pada penguatan pengelolaan wakaf agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Daerah dalam mendorong pengembangan wakaf produktif, termasuk wakaf tunai, sebagai instrumen ekonomi umat yang berpotensi besar untuk mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, pengurus BWI juga menyerahkan proposal rencana aksi Gerakan Wakaf Tunai di Kota Padang Panjang. Program ini dirancang sebagai salah satu agenda prioritas BWI untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berwakaf secara lebih inklusif.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas inisiatif BWI yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan sosial dan keagamaan Pemerintah Kota. Ia menyebut wakaf memiliki peran strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan berbasis keadilan.

Hendri juga mendorong agar pengelolaan wakaf dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga wakaf semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi antara BWI dan Pemerintah Daerah menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi wakaf di Padang Panjang, baik untuk sektor pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain membahas Gerakan Wakaf Tunai, audiensi tersebut juga menyinggung rencana pendampingan teknis dan sosialisasi wakaf kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi wakaf sekaligus memperluas basis wakif di daerah.

Pemerintah Kota pun membuka peluang kerja sama lintas sektor dalam pengembangan wakaf produktif, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga keuangan syariah dan organisasi kemasyarakatan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kerja sama yang kuat dan berkesinambungan antara Pemko Padang Panjang dan BWI dalam menjadikan wakaf sebagai instrumen pembangunan sosial yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan umat.(eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.