SEMANGATNEWS.COM, PADANG PANJANG — Pemerintah Kota memulai seleksi siswa-siswa tingkat SLTA di Kota Padang Panjang untuk menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) pada Hari Kemerdekaan ke-78.
Bertempat di Medan Nan Bapaneh Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), Selasa (14/3), sebanyak 142 siswa-siswi mengikuti seleksi ini hingga empat hari ke depan. Di hari terakhir juga dilakukan seleksi untuk calon Paskibraka tingkat Provinsi Sumbar yang akan mewakili Kota Padang Panjang.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Drs. Maiharman saat membuka kegiatan ini menyampaikan, Padang Panjang merupakan kabupaten/kota yang kelima melakukan seleksi calon Paskibraka di Sumbar. Di Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman saat ini sedang proses seleksi.
“Dari sebanyak 142 orang ini, kita akan mengambil 65 orang yang terdiri dari 33 putra dan 32 putri. Serta dua orang untuk melaju ke seleksi calon Paskibraka Tingkat Provinsi. Kami berharap semua peserta seleksi untuk dapat mengikuti seleksi ini dengan baik dan mematuhi semua aturan disiplin yang telah diberlakukan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, untuk 2023 ini seleksi calon Paskibraka masih di bawah naungan Disporapar. Namun pada 2024 dan selanjutnya, sudah di bawah naungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol. Ini sesuai dengan edaran dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Pendaftarannya melalui online. Untuk tahun ini masih secara manual, dengan masing-masing sekolah mengirimkan lima orang putra dan lima putri,” sebutnya.
Sementara itu Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda, S.STP, M.Si mengimbau kepada semua peserta seleksi untuk benar-benar memperlihatkan potensi dan kemampuannya dalam mengikuti semua tahapan seleksi.
“Kita berharap kepada semua peserta seleksi harus ada yang menjadi perwakilan Padang Panjang ke tingkat provinsi dan harapan lebih untuk bisa ke nasional. Silakan perlihatkan kemampuannya, kalau untuk provinsi dan nasional, tidak hanya pada kemampuan baris berbaris (PBB) saja, namun juga kemampuan berkomunikasi berbagai bahasa, memperlihatkan bakat dan seni ataupun bela diri. Ini semua akan dinilai,” tuturnya.
Untuk seleksi tingkat kota lebih mengutamakan seleksi kesehatan, fisik dan PBB. Dalam empat hari ke depan para peserta seleksi akan mengikuti tes kesehatan dan parade, seleksi kesamaptaan/jasmani, seleksi wawancara (kepribadian, minat bakat dan rekam jejak di media sosial), seleksi akademik (Pancasila dan wawasan kebangsaan), seleksi intelegensi umum, seleksi PBB.
Ikut hadir Tim Seleksi yang berasal dari Polres, Aipda Marwansyah, Serda Tomi Fernando Sitepu (Secata B), Aipda Dzul Arsil (Batalyon B Pelopor Brimob), Serda Srimanto (Kodim 0307/TD) dan Rochayati, S.Sos, M.M (Disporapar).
Sedangkan dari Tim Kesehatan yaitu dr. Sonya Themiarto, Asnidar Astuti, A.Md.Keb, Yulia Desmon, SKM, M.Cio, Ernawati, SAP dan Ns. Riri Efrita, S.Kep. (eti)

