Padang Panjang, Semangatnews.com – Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa berbasis digital melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mini Kompetisi e-Purchasing Versi 6 bagi pelaku jasa konstruksi dan aparatur pemerintah, Selasa (5/5).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Padang Panjang Timur itu dibuka Wakil Wali Kota Allex Saputra bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sumatera Barat guna memberikan pemahaman teknis terkait sistem pengadaan terbaru berbasis elektronik.
Dalam sambutannya, Wawako Allex menekankan pentingnya transformasi digital dalam sistem pengadaan pemerintah untuk menciptakan proses yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, penerapan e-Katalog versi 6 menjadi langkah strategis dalam memperbaiki mekanisme pengadaan sekaligus meminimalkan potensi persoalan dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
“Pengadaan yang baik harus menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, sinergi antara pemerintah dan penyedia jasa konstruksi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan diharapkan mampu memahami sistem digital secara menyeluruh agar pelaksanaan pekerjaan berjalan lebih efektif.
Allex juga mengingatkan bahwa pengadaan barang dan jasa tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi harus menjunjung profesionalisme, integritas, dan kualitas hasil pekerjaan.
Sementara itu, peserta bimtek mendapatkan materi mengenai mekanisme mini kompetisi, tata cara transaksi melalui e-Purchasing, hingga strategi pengendalian pekerjaan konstruksi berbasis sistem elektronik.
Pemerintah Kota berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kapasitas aparatur dan penyedia jasa dalam menghadapi perubahan sistem pengadaan yang semakin modern dan terintegrasi.
Melalui penguatan kompetensi ini, Pemko Padang Panjang optimistis tata kelola pengadaan barang dan jasa akan semakin efisien, transparan, serta mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.(eti)

