Pemko Payakumbuh Dengar Keluhan Petani, HET Pupuk Bersubsidi Naik Tahun Ini

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Untuk menjawab keluhan petani terkait pupuk bersubsidi, Pemerintah Kota Payakumbuh melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi di Aula Ngalau Indah, lantai III balai kota, Selasa (5/10).

Rapat dipimpin Asisten II Elzadaswarman “Om Zet” didampingi Kadis Pertanian Depi Sastra, Kabag Perekonomian Arif Siswandi, serta Kabid Perdagangan Dinas Koperasi dan UKM Israneldi.

Baca Juga:  Wako Riza Falepi Lantik 16 Pejabat, 2 Camat Berganti

Sementara peserta rapat terdiri dari Anggota Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kota Payakumbuh, Pimpinan Cabang Bank Mandiri Payakumbuh, Perwakilan Pupuk Iskandar Muda Wilayah Kota Payakumbuh, Perwakilan PT Petrokimia Gresik Wilayah Kota Payakumbuh, Distributor Pupuk Bersubsidi se Kota Payakumbuh, Ketua Gapoktan se Kota Payakumbuh, KJF, dan Koordinator BPP se Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra menyampaikan sebenarnya untuk mekanisme penyaluran pupuk dilakukan dengan penyusunan dan penetapan rencana kebutuhan pupuk. Penyusunan RDKK ini dilakukan oleh kelompok didampingi penyuluh yang kemudian akan di upload pada sistem e-RDKK.

Baca Juga:  Siapakah Yang Bertanggung Jawab? Tanah Negara Disulap Untuk Warung

“Penyusunan Regulasi alokasi dan HET pupuk bersubsidi melalui Permentan,’ ujar Depi.

Depi juga memaparkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 Tahun 2020.

Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kemasan pupuk bersubsidi tahun anggaran 2021 adalah urea Rp. 2.250,- per Kg, SP-36 Rp. 2.400,- per Kg, ZA Rp. 1.700,- per Kg, NPK Rp.2.300,- per Kg, dan pupuk organik Rp. 800, per Kg.

No More Posts Available.

No more pages to load.