Jakarta, Semangatnews.com – Kuasa hukum Raisa Andriana, Milano, angkat suara terkait isu yang beredar luas bahwa perceraian antara Raisa dan Hamish Daud dipicu oleh keberadaan orang ketiga. Milano menyebut rumor tersebut tidak berdasar dan meminta agar publik tidak memperkeruh proses yang sejatinya bersifat pribadi dan sudah disepakati bersama.
Menurut Milano, kliennya ingin menjalani proses secara profesional dan terbuka terhadap penyelesaian yang baik‑baik saja. Ia menegaskan bahwa tidak ada elemen perselingkuhan yang menjadi sebab utama perpisahan pasangan itu. Fokusnya saat ini adalah menjaga hak asuh anak dan menjaga martabat kedua belah pihak.
Isu orang ketiga mulai mencuat saat beberapa akun media sosial mengunggah klaim bahwa Hamish Daud diduga memiliki hubungan dengan pihak lain, bahkan ada yang menyebut wanita tersebut tengah hamil dan meminta dinikahi. Spekulasi ini kemudian menyebar ke forum publik dan media daring.
Milano menjelaskan bahwa pihak Raisa tidak pernah menerima laporan atau bukti resmi tentang keberadaan orang ketiga seperti yang digosipkan. Menurutnya, jika memang ada masalah dalam rumah tangga, kedua pihak telah memilih jalur yang lebih dewasa untuk menghadapinya, yaitu mediasi dan pengajuan gugatan cerai.
Dalam pernyataannya, pengacara itu mengajak publik untuk menghormati proses hukum yang tengah berlangsung dan menghindari spekulasi liar yang bisa merugikan semua pihak. “Ini bukan tentang mencari siapa salah atau benar, tetapi bagaimana proses ini bisa selesai dengan baik bagi semua pihak, terutama anak mereka,” tuturnya.
Pihak Raisa pun disebut telah membuat pernyataan terbuka bahwa keputusan untuk berpisah telah melalui proses panjang dan pertimbangan matang antar pasangan. Mereka menyebut telah memproses hal ini dalam ruang pribadi masing‑masing jauh sebelum berita mencuat.
Milano juga mengingatkan bahwa publik dan media harus sadar bahwa isu orang ketiga kerap menjadi beban emosional bagi banyak pihak dalam rumah tangga, dan publikasi yang berlebihan hanya dapat memperparah kondisi. Ia meminta agar netizen dan media tetap bijak dalam memberitakan.
Meski demikian, rumor tersebut terus beredar dengan intensitas tinggi. Banyak penggemar dan netizen yang merasa cemas akan kebenaran di balik isu tersebut, sehingga menimbulkan spekulasi tambahan serta tekanan bagi kedua artis yang selama ini dikenal harmonis.
Selama proses persidangan awal berlangsung, pengacara Raisa menegaskan bahwa fokus utama bukan soal siapa yang salah, melainkan bagaimana kedua pihak dapat menempuh jalan masing‑masing dengan damai, menjaga komunikasi, serta menyelesaikan hak dan kewajiban dengan baik.
Akhirnya, langkah yang diambil adalah memprioritaskan anak dan kehidupan baru kedua pihak. Raisa dan Hamish disebut mengedepankan penyelesaian damai daripada konflik publik, dan kuasa hukumnya berharap publik dapat menghormati keputusan tersebut dan meredam rumor yang tak terbukti.(*)
