Jakarta, Semangatnews.com – Penyanyi sekaligus selebritas Denada akhirnya mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano merupakan anak kandungnya. Pengakuan tersebut terungkap dalam proses hukum yang tengah berjalan dan langsung menyita perhatian publik.
Pernyataan pengakuan itu disampaikan melalui kuasa hukum Denada dalam persidangan. Sejak awal, pihak Denada menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menyangkal hubungan darah dengan Ressa, meski persoalan ini baru mencuat ke ruang publik belakangan.
Kuasa hukum Denada menyebut pengakuan tersebut bukanlah hal baru dalam lingkup keluarga. Ia menegaskan Denada selama ini telah menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua, termasuk memberikan dukungan finansial dan pendidikan.
Menurut penjelasan pihak Denada, bantuan dan perhatian kepada Ressa telah diberikan secara berkelanjutan. Hal ini menjadi dasar bantahan atas tudingan penelantaran yang menjadi inti gugatan dalam perkara tersebut.
Kasus ini bermula ketika Ressa mengajukan gugatan hukum dengan klaim sebagai anak kandung yang merasa tidak mendapatkan pengakuan secara terbuka. Gugatan tersebut kemudian berkembang dan menarik perhatian luas karena melibatkan figur publik.
Ressa sebelumnya mengungkap bahwa selama bertahun-tahun ia tidak mengetahui status sebenarnya. Ia mengaku baru menyadari hubungan darah tersebut setelah orang yang selama ini dianggap sebagai ibu angkatnya meninggal dunia.
Kisah tersebut membuat publik terbelah. Sebagian memberikan simpati kepada Ressa, sementara lainnya menunggu klarifikasi dari pihak Denada untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh.
Dalam proses hukum yang berjalan, upaya mediasi sempat dilakukan. Namun, belum tercapai kesepakatan damai sehingga perkara berlanjut ke tahap pemeriksaan berikutnya di pengadilan.
Pihak Denada menolak keras tudingan penelantaran anak. Mereka menyebut keputusan yang diambil di masa lalu merupakan bagian dari pertimbangan keluarga dan tidak dimaksudkan untuk memutus hubungan atau tanggung jawab sebagai orang tua.
Hingga kini, Denada belum memberikan pernyataan langsung secara pribadi kepada publik. Ia memilih menyerahkan penjelasan kepada kuasa hukum dan fokus menghadapi proses hukum yang sedang berlangsung.
Pengakuan Denada ini menjadi titik penting dalam perjalanan kasus tersebut. Status Ressa sebagai anak kandung kini telah dinyatakan secara resmi, meski konflik hukum belum sepenuhnya selesai.
Publik pun menanti kelanjutan proses persidangan dan kemungkinan jalan damai di antara kedua belah pihak. Kasus ini tidak hanya menjadi sorotan dunia hiburan, tetapi juga membuka diskusi tentang pengakuan, tanggung jawab, dan dinamika keluarga di balik kehidupan figur publik.(*)
