Pengakuan Shi Yuqi Usai Kekalahan Melawan Jonatan Christie di Final Denmark Open 2025

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pemain unggulan China, Shi Yuqi, angkat suara setelah tersingkir di final Denmark Open 2025 melalui duel sengit melawan Jonatan Christie. Dalam wawancara usai pertandingan, Shi mengakui bahwa momentum awal sangat tidak berpihak padanya dan menjadi titik balik kekalahan.

Dia menyebut bahwa dirinya tampil dengan kurang agresif pada game pertama, yang kemudian memberi peluang bagi Christie untuk mengambil alih kendali laga. “Saya kehilangan ritme sejak game pembuka,” ujar Shi Yuqi dengan nada tenang.

Meski demikian, Shi mengakui bahwa lawannya menampilkan performa yang sangat tinggi di dua game terakhir. Christie, menurut Shi, berhasil menekan di rally panjang dan memaksa kesalahan yang jarang dia lakukan sebelumnya.

Shi juga sempat memuji mental juara Christie yang tidak gentar menghadapi kondisi tertinggal. Ia mengatakan bahwa dirinya sempat yakin bisa membalikkan keadaan tetapi tekanan dan tempo pertandingan membuat rencana itu tak terwujud.

Sementara banyak pihak menganggap hasil ini sebagai kejutan, Shi mengingatkan bahwa kekalahan bukan akhir dari segalanya. “Kekalahan ini akan jadi pondasi untuk memperkuat diri saya,” katanya setelah menutup sesi wawancara.

Dalam kesempatan yang sama, Shi memberikan apresiasi terhadap dukungan penonton dan panitia penyelenggara. Ia menyebut bahwa atmosfer di Odense, Denmark sangat intens dan memberikan tantangan tersendiri untuk tampil maksimal.

Ia menambahkan bahwa evaluasi teknis dan mental akan segera dilakukan bersama tim pelatih. “Ada banyak aspek yang bisa diperbaiki—ini pekerjaan kami selanjutnya,” tegas pemain asal Nantong tersebut.

Walau harus pulang sebagai runner-up, Shi berjanji tidak akan larut dalam hasil. Ia menyebut target utama musim ini masih panjang dan kekalahan ini justru menjadi “bumbu motivasi” untuk melakukan pembenahan.

Dengan catatan kisah pertandingan dan pernyataannya setelah laga, Shi Yuqi menunjukkan sikap profesional yang tetap terpusat pada pembelajaran dan peningkatan, bukan sekadar hasil negatif.

Bagi penggemar bulu tangkis, pengakuan ini menjadi bukti bahwa di balik trofi dan juara, ada perjalanan mental dan performa yang tak kalah penting—itu yang kini menjadi fokus Shi Yuqi untuk musim mendatang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.