Penyebab Banjir di Kambang; Peladang dan Ilegal Loging

oleh -

Penyebab Banjir di Kambang; Peladang dan Ilegal Loging

Semangatnews, Painan – Dinas Kehutanan Sumatera Barat bersama sejumlah pejabat di Kabupaten Pesisir Selatan serta Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) turun ke Kambang guna menelusuri untuk mencari tahu penyebab banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Batang Kambang pada Sabtu (31/10).

” Pada jari ini kami bersama pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menelusuri hulu sungai Batang Kambang serta hutan yang gundul akibat pembukaan areal berladang,” kata Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi Usama Putra di Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Kamis (5/11).

Baca Juga:  Polwan Polres Tanah Datar Ikut Mengamankan Shollat Jumat

Dikatakan, kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa hal yang menyebabkan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di Kambang.

Berdasarkan hasil peninjauan dapat dipemetakan serta beberapa solusi yang harus dilakukan pihaknya bersama Pemkab Pesisir Selatan dan juga Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat.

Diantaranya, permasalahan pembukaan areal berladang terutama yang berada di kawasan hutan, katanya, akan ditempuh dua opsi yakni penegakan hukum dan pola kerjasama dengan masyarakat.

Baca Juga:  "DB"Gantung Diri Saat Buka Puasa Dugaan Dipicu Masalah Keluarga

“Jika para peladang membuka diri maka akan diterapkan pola kerjasama sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Perhutanan Sosial, namun jika tidak penegakan hukum akan dilakukan” ungkapnya.

Pada pola kerjasama akan ada pendampingan yang komprehensif, sehingga hutan tetap lestari ditengah aktivitas berladang.