Pernyataan Kedua Alumni UI; Rektor Ary Kuncoro Harus Mundur dari Awal Sudah Tidak Jujur

oleh -

Pernyataan Kedua Alumni UI; Rektor Ary Kuncoro Harus Mundur dari Awal Sudah Tidak Jujur

SEMANGATNEWS.COM- Alumni UI kembali membuat pernyataan kedua sekaligus meneguhkan dan menegaskan pernyataan pertama yang ditandatangani 193 alumni dari lintas angkatan dan lintas fakultas.
Pernyataan kedua justeru lebih banyak lagi ditandatangani oleh 672 Alumni UI lintas fakultas dan angkatan. Absen pertama dari pernyataan ini adalah Lukman Hakim dan Dipo Alam nomor urut dua dan seterusnya.

Baca Juga:  Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 5 Halaman 88 89 90, Pembelajaran 6 Subtema 2 Pentingnya Udara Bersih bagi Pernapasan

“Kami, sejumlah alumni Universitas Indonesia (UI) yang bergabung bersama atas dasar rasa keprihatinan terhadap situasi UI saat ini yang telah memerosotkan wibawa dan marwah UI di masyarakat luas”, begitu kalimat awal dari pernyataan tersebut.

Dilanjutkannya, sebagaimana telah kami kemukakan dalam pernyataan pertama sebelum ini, dengan ini kami meneguhkan dan menegaskan kembali sikap sebagai berikut:
Sebagai seorang guru besar sudah seharusnya Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D mengetahui bahwa di dalam statuta UI, merangkap jabatan adalah dilarang dilakukan Rektor UI.

Baca Juga:  Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 2 Halaman 148 149 152 153 154 155 156, Subtema 3: Bermain di Lingkungan Sekolah, Pembelajaran 5

Karena itu keikutsertaan Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D yang saat itu sedang menjabat Komisaris Utama BNI dalam proses pencalonan diri pada pemilihan rektor periode 2019-2024 telah cacat sejak awal.

Untuk jelasnya, sebut Alumni UI,dapat dilihat dari kronologi berikut ini:
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 November 2017 menyetujui dan mengangkat Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BNI.
Jabatan ini dipegangnya hingga 20 Februari 2020.

No More Posts Available.

No more pages to load.