Jakarta, Semangatnews.com – Kawasan Bundaran Hotel Indonesia menjadi pusat perhatian warga Jakarta pada malam pergantian tahun 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan tahun baru kali ini berlangsung tanpa pesta kembang api besar dan digantikan dengan pertunjukan drone yang sarat pesan solidaritas.
Sejak sore hari, ribuan warga mulai memadati area Bundaran HI untuk mengikuti rangkaian acara pergantian tahun. Meski hujan sempat turun, antusiasme masyarakat tidak surut untuk menyaksikan momen istimewa di jantung ibu kota tersebut.
Tepat menjelang tengah malam, ratusan drone diterbangkan serentak dan membentuk berbagai formasi cahaya di langit Jakarta. Pertunjukan ini menjadi daya tarik utama yang langsung mengundang sorak dan tepuk tangan dari pengunjung.
Formasi pertama yang muncul membentuk tulisan “Jakarta for Sumatra”. Pesan tersebut menjadi simbol dukungan dan empati warga ibu kota kepada masyarakat di Pulau Sumatera yang tengah menghadapi bencana alam dalam beberapa waktu terakhir.
Setelah itu, drone kembali membentuk berbagai simbol dan tulisan lain yang menggambarkan semangat kebersamaan serta optimisme menyambut tahun baru. Cahaya berwarna-warni yang bergerak harmonis menciptakan pemandangan spektakuler di atas Bundaran HI.
Tidak adanya pesta kembang api menjadi keputusan yang menuai perhatian publik. Pemerintah daerah memilih perayaan yang lebih sederhana dan bermakna sebagai bentuk penghormatan kepada para korban bencana, sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut merasakan empati yang sama.
Suasana pergantian tahun tetap terasa hangat ketika hitung mundur dilakukan bersama-sama oleh ribuan warga. Saat angka terakhir disebut, terompet dan sorakan menggema, menandai dimulainya tahun 2026 dengan nuansa reflektif.
Selain pertunjukan drone, panggung hiburan juga dimeriahkan oleh penampilan musik dengan lagu-lagu bertema harapan dan kebersamaan. Lagu-lagu tersebut mengajak warga untuk tetap optimistis dan saling menguatkan di awal tahun yang baru.
Momen pergantian tahun juga dimanfaatkan sebagian warga untuk berdoa bersama dan menyampaikan harapan pribadi. Keberagaman latar belakang pengunjung menjadi gambaran nyata semangat persatuan di tengah perayaan tersebut.
Kegiatan ini turut melibatkan pelaku UMKM yang membuka stan di sekitar lokasi acara. Kehadiran mereka menambah semarak suasana sekaligus memberikan ruang bagi ekonomi kreatif lokal untuk berkembang.
Perayaan malam tahun baru di Bundaran HI kali ini menunjukkan bahwa euforia tidak selalu harus diwujudkan dengan kemeriahan berlebihan. Pesan kepedulian dan solidaritas justru menjadi nilai utama yang ditonjolkan dalam acara tersebut.
Saat pertunjukan berakhir, banyak warga mengabadikan momen langit Jakarta yang dihiasi cahaya drone sebagai kenangan berharga. Pergantian tahun ini pun menjadi awal yang penuh makna, dengan harapan kebersamaan dan kepedulian terus tumbuh sepanjang tahun 2026.(*)
