Pesona Pariwisata Padang Akan Maju dan Ramai

oleh -

Pesona Pariwisata Padang Akan Maju dan Ramai

Semangatnews, Yogyakarta – Pariwisata Kota Padang yang menjadikan kawasan gunung Padang sebagai ikon wisatanya menarik dan akan banyak dikunjungi para wisatawan lokal dan mancanegara. Sedikitnya ada 3 (tiga) point kuat yang menjadi daya tarik, pertama legenda Malin Kundang, kedua kisah roman Siti Nurbaya dan ketiga lingkup sejarah kota tua yang didalamnya ada sejarah heroik hari jadi Kota Padang.

Hal ini disampaikan Seniman Pematung Nasional Yusman dikediamannya Mergangsan Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa malam (29/10/2019) kepada semangatnews.com.

Lebih lanjut Yusman sampaikan, dibeberapa tempat lokasi wisata dunia itu selalu barengi oleh monumen-monumen atau benda peragaan yang mengambarkan keberadaan lokasi wisata itu. Bukan sekedar keindahan alam dan penampilan kesenian budaya saja yang semua itu kurang menjadi sensasi dalam setiap para wisatawan yang datang.

“Coba seandainya ada monumen yang menceritakan legenda Malin Kundang lebih syarat makna pesan moral seorang anak tidak boleh durhaka dan bahwa kasih sayang ibu itu sepanjang hayat dikandung badan. Kemudian juga ada monumen sejarah heroik perlawan masyarakat terhadap penjajahan. Yang sampai saat ini tidak terpublikasi dengan selain belum ada kreatifitas pengelolaannya,” ungkapnya.

Yusman juga mengatakan, sebenarnya Sumatera Barat itu kaya dengan nilai-nilai budaya, nilai-njlai sejarah perjuangan bangsa serta nilai-nilai kelestarian keindahan alam.

“Sayang saja kita, belum memberikan apresiasi tentang kekayaan itu sebagai kekuatan untuk menggerakkan majunya pariwisata untuk kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti daerah lain yang maju dunia kepariwisataannya,” ujar Yusman.

Yusman menambahkan, jika setiap pemkab/ko, Bupati dan Waikota ingin membangun lokasi berdasarkan nilai-nilai itu maka arah dan sasaran dari kemajuan pariwisata itu tidak akan bertentangan dengan filosofi Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah.

Ketika ditanya apakah ia mau ikut serta memajukan Pariwisata di Sumbar, Yusman mengatakan,

“saya telah banyak bangun membantu kemajuan daerah lain, rasanya saya ingin pula mengabdikan karya untuk kemajuan kampung halaman saya, sayang saja belum ada jawaban kepastian dari pimpinan daerah,” ujarnya