Jakarta, Semangatnews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Pernyataan itu disampaikan setelah muncul berbagai spekulasi terkait pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.
Menurut Prabowo, seorang pemimpin harus mampu menjaga amanah dan memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan negara. Ia menekankan bahwa evaluasi terhadap pejabat publik merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan.
Presiden menyebut pergantian jabatan bukanlah bentuk hukuman semata, melainkan bagian dari proses perbaikan organisasi agar kinerja lembaga semakin optimal dalam melayani masyarakat.
Dalam arahannya pada kegiatan konsolidasi Program MBG, Prabowo mengingatkan bahwa jabatan merupakan kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai kepemimpinan yang baik harus mampu menghadirkan hasil nyata bagi rakyat.
Pernyataan tersebut muncul sehari setelah pemerintah mengumumkan pergantian pimpinan BGN. Keputusan itu diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara yang menyatakan bahwa perubahan dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap pelaksanaan program nasional tersebut.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah korektif apabila terdapat hal-hal yang dinilai menghambat pencapaian target program strategis nasional.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program unggulan pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di seluruh Indonesia.
Karena menyangkut jutaan penerima manfaat, Presiden menilai pengelolaan program harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Di sisi lain, pemerintah memastikan pergantian pimpinan tidak akan mengganggu keberlangsungan program yang saat ini telah berjalan di berbagai daerah.
Posisi Kepala BGN kini diisi oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat pencapaian target program.
Dengan penegasan tersebut, Prabowo menunjukkan bahwa evaluasi dan pembenahan birokrasi akan terus dilakukan demi memastikan seluruh program prioritas berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.(*)

