Presiden Joko Widodo Akhirnya Tandatangani UU Omnibuslaw

oleh -

Presiden Joko Widodo Akhirnya Tandatangani UU Omnibuslaw

Semangatnews,Jkt- Aksi demo yang dilakukan buruh,mahasiwa dan elemen masyarakat lainnya tidak menyurutkan niat Presiden Joko Widodo.

Buktinya, Presiden Joko Widodo resmi meneken omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja, Senin (2/11) dengan nomor 11 tahun 2020.

Salinan Undang-undang Cipta Kerja itu telah resmi diunggah oleh pemerintah dalam situs Setneg.go.id. Dalam situs itu, UU Cipta Kerja memuat 1.187 halaman.

Baca Juga:  Daftar Hari Besar Nasional Bulan November 2021

Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bidang komunikasi strategis, Yustinus Prastowo juga membagikan salinan Undang-Undang Cipta Kerja kepada media. Dan, Yustinus pun membenarkan bahwa UU tersebut sudah diteken Jokowi.

Penomoran Undang-undang Cipta Kerja ini sebelumnya ditunggu oleh sejumlah kalangan masyarakat, termasuk buruh yang berencana menggugat aturan tersebut.

Hingga Senin (2/11) siang, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyatakan, masih menunggu draft UU Cipta Kerja tersebut.

Baca Juga:  Makna Logo dan Tema Hari Santri 2021, Simak Filosofi dan Panduan Lengkapnya

KSPSI akan langsung menggugat jika UU tersebut diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dalam 1×24 jam jika UU Cipta Kerja ditandatangani Presiden Jokowi, besoknya buruh pasti akan langsung menyampaikan gugatan ke MK,” kata Andi dalam keterangannya, Senin (12/10/2020).

MK bisa menguji UU baik secara formil maupun materiil. Hal itu sebagaimana ketentuan Pasal 57 ayat (1) dan (2) UU Nomor 24 Tahun 2003 tentang MK.

Baca Juga:  Kalangan Pers Berduka, Henny Bendahara Umum PWI dan SMSI Kaltim Tutup Usia

Lewat uji formil, MK bisa memutuskan suatu undang-undang dibatalkan secara keseluruhan karena prosesnya melanggar prinsip-prinsip pembentukan peraturan.

No More Posts Available.

No more pages to load.