Punya Potensi Ekonomi, Bupati Kukuhkan Pengurus Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Limapuluh Kota

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Pemerintah menyadari besarnya potensi wakaf dalam membantu ekonomi umat terbukti dengan diterbitkannya UU no 41 tahun 2014 yang menjadi payung hukum lembaga Badan Wakaf Indonesia (BWI) sebagai media untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan Nasional.

Untuk itu, agar maksimal dalam melindungi dan menertibkan wakaf yang ada agar bernilai guna dan bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat, kepengurusan perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2021-2024 dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Ketua Badan Pelaksana BWI Sumbar, Drs. H. Japeri, M.M, pada Selasa, (27/7/2021), di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota.

Baca Juga:  Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, Bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Panen Padi Organik di Punggasan

Setelah dilantik oleh Ketua Pelaksana BWI Sumbar, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Selaku Dewan Pertimbangan BWI Kabupaten Lima Puluh Kota mengatakan bahwa perwakafan sudah menjadi bagian dari tradisi di Lima Puluh Kota, hanya saja masih bersifat sebagai ibadah saja, pada hal wakaf mempunyai potensi ekonomi yang patut dikembangkan untuk perbaikan ekonomi dan SDM masyarakat.

“Wakaf cendrung dipahami berupa harta benda tidak bergerak dan hanya untuk kepentingan peribadatan saja, padahal selain itu ada konsep wakaf tunai dan infestasi wakaf,” terangnya.

Baca Juga:  Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, Sambut Kunjungan Bupati Tanah Datar, Eka Putra

Lebih lanjut Bupati Lima Puluh Kota itu mengungkapkan, ada 800 lebih lokasi objek wakaf di kabupaten Lima Puluh Kota, dan 60 persen dari jumlah tersebut sampai saat ini masih belum disertifikatkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.