Purbaya Yakin Rupiah Bisa Sentuh Rp15.000 per Dolar AS

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah dapat kembali menguat hingga menyentuh level Rp15.000 per dolar Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan di tengah tekanan besar yang sedang dialami rupiah dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam sebuah acara ekonomi di Yogyakarta, Purbaya bahkan meminta pelaku pasar valuta asing segera melepas dolar AS. Ia menilai kebijakan baru pemerintah akan mampu memperkuat posisi rupiah secara signifikan.

Menurut Purbaya, salah satu faktor utama yang akan menopang penguatan rupiah adalah penerapan aturan devisa hasil ekspor sumber daya alam atau DHE SDA. Kebijakan itu mewajibkan eksportir menempatkan dana hasil ekspor di perbankan nasional.

Pemerintah berharap aturan tersebut dapat meningkatkan pasokan dolar di dalam negeri dan memperkuat cadangan devisa nasional. Selama ini, sebagian besar dana hasil ekspor disebut lebih banyak disimpan di luar negeri.

Purbaya menegaskan nilai tukar rupiah saat ini sebenarnya tidak mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. Ia menyebut kondisi ekonomi nasional masih relatif kuat dibanding sejumlah negara berkembang lainnya.

Bank Indonesia sebelumnya juga telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen untuk menjaga stabilitas rupiah. Kebijakan moneter tersebut diharapkan mampu menahan arus keluar modal asing dan meredam tekanan terhadap pasar keuangan domestik.

Meski demikian, rupiah masih bergerak di kisaran mendekati Rp17.000 per dolar AS. Tekanan datang dari penguatan dolar global, tingginya kebutuhan impor, serta keluarnya dana asing dari pasar saham dan obligasi Indonesia.

Purbaya memastikan pemerintah dan otoritas keuangan terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia menegaskan Indonesia tidak akan mengalami krisis seperti tahun 1998 karena kondisi fundamental saat ini dinilai jauh lebih baik.

Selain Bank Indonesia, pemerintah juga melibatkan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk mengantisipasi dampak gejolak pasar global. Koordinasi lintas lembaga disebut menjadi kunci menjaga kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Sejumlah analis menilai target rupiah Rp15.000 per dolar AS memang cukup ambisius. Namun kebijakan penguatan devisa dan stabilisasi pasar dinilai dapat membantu memperbaiki sentimen terhadap mata uang Indonesia.

Pernyataan optimistis Purbaya pun langsung menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat. Banyak pihak kini menantikan sejauh mana kebijakan pemerintah mampu benar-benar membawa rupiah kembali menguat dalam beberapa bulan ke depan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.