Jakarta, Semangatnews.com – Aktris Rachel Amanda akhirnya membagikan momen membahagiakan setelah berhasil menerima ijazah Master of Science (M.Sc) yang telah ia selesaikan dari University of Amsterdam di Belanda, meskipun baru diambil secara langsung dua tahun setelah kelulusannya.
Rachel resmi menyelesaikan studi jenjang S2 pada tahun 2024 lalu setelah menuntaskan program Entertainment Communication yang ia raih melalui dukungan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Namun proses pengambilan ijazah fisik itu sempat tertunda hingga awal 2026.
Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa kesibukan di dunia hiburan menjadi alasan utama mengapa ia tidak bisa segera kembali ke Belanda untuk mengambil ijazahnya saat itu. Jadwal syuting dan berbagai aktivitas profesional membuatnya sulit menyisihkan waktu untuk kembali ke Eropa tepat saat prosesi wisuda digelar pada akhir 2024.
Rachel mengaku bahwa ia sudah mendapatkan konfirmasi resmi dari kampus bahwa dirinya telah lulus, tetapi tanpa berada di lokasi wisuda, ia merasa belum lengkap merayakan pencapaian tersebut secara langsung. Hal itu membuatnya terus memendam keinginan untuk suatu hari bisa pulang dan mengambil ijazah secara fisik.
Kesempatan itu akhirnya datang pada awal tahun ini ketika Rachel dijadwalkan menghadiri sebuah festival film di Jerman. Melihat kesempatan tersebut, ia memutuskan untuk menyempatkan diri singgah ke Belanda dan mengambil ijazah yang telah lama ditunggu.
“Aku sempat syuting waktu itu dan gak sempat ambil, terus pas jadwalnya ada di Jerman, aku lihat kesempatan, jadi aku kabur sebentar ke Belanda untuk ambil ijazah,” ujar Rachel ketika ditemui di Jakarta baru-baru ini.
Detik bahagia ketika ia akhirnya memegang ijazah Master of Science itu pun tidak bisa disembunyikan. Rachel membagikan momen tersebut di media sosial, menunjukkan kebanggaannya atas usaha panjang yang ia jalani selama studi di luar negeri sekaligus karier di Indonesia.
Unggahan tersebut langsung disambut hangat oleh para penggemar dan rekan sesama artis yang memberikan ucapan selamat dan doa agar pencapaian ini membawa manfaat besar bagi perjalanan karier dan pengembangan diri Rachel ke depan.
Pengalaman kuliah di Belanda sendiri merupakan bagian penting dari perjalanan hidup Rachel. Selain belajar akademis, ia juga sempat merasakan berbagai tantangan adaptasi budaya di negeri Eropa, termasuk perbedaan gaya hidup dan cara belajar yang ketat, sebagaimana pernah ia ceritakan dalam beberapa kesempatan sebelumnya.
Kesempatan mendapatkan beasiswa dan menyelesaikan pendidikan S2 menjadi inspirasi tersendiri bagi banyak penggemarnya, terutama generasi muda yang ingin mengejar pendidikan tinggi sambil menjalani karier profesional.
Dengan ijazah yang kini telah resmi di tangan, Rachel Amanda berharap bisa menggabungkan ilmu yang didapat selama studi dengan pengalaman di industri hiburan serta kegiatan sosial yang selama ini juga menjadi bagian dari kiprahnya.
Momen ini menjadi pengingat bahwa pencapaian akademis tetap bisa diraih meski di tengah jadwal pekerjaan yang padat, dan bahwa kesempatan untuk melengkapinya tidak pernah benar-benar hilang jika kita terus berusaha menciptakannya sendiri.(*)

