SEMANGATNEWS.COM – Ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di kabupaten Dharmasraya beserta anggota kemasyarakatan dari unsur HMI, PMII, dan IMM lakukan unjuk rasa damai menentang kebijakan yang sedang dijalankan pemerintahan Presiden Jokowi-Makruf Amin, Senin (11/4) di gedung DPRD setempat Gunung Medan Sitiung.
Menolak
kenaikan harga BBM, kenaikan harga minyak goreng dan menolak tunda Pemilu, demikian tulisan terpampang pada spanduk besar yang digelar para pendemo.
Demo ini merupakan sebagai bentuk solidaritas mahasiswa Dharmasraya terhadap rekan mereka di berbagai daerah yang telah melakukan demo sejak beberapa hari belakangan hingga hari ini dengan tuntutan yang sama.
Koordinator lapangan aksi, Muhammad Hasbi yang dari atributnya terlihat aktifis HMI dalam orasinya dihadapan Ketua DPRD, Pariyanto dan pimpinan dewan lainya beberapa orang anggota dewan, para pendemo yang siang itu cuaca cukup panas menuntut presiden Jokowi untuk
ketersediaan minyak goreng yang mudah dan murah, kelangkaan minyak solar, menolak penundaan Pemilu, bahkan pendemo juga menuntut untuk pecat empat orang menteri, Luhut, Tito, Aerlangga dan Bahlil,
Ketua DPRD Pariyanto beserta unsur pimpinan, tampak Ir.H.Adi Gunawan, MM, Ampera Dt.Labuan Basa dan anggota lainnya menerima tuntutan pendemo di halaman gedung dewan itu dengan cara mengajak duduk bersama.
“Pada prinsipnya kami setuju dan sependapat dengan tuntutan adik-adik semua, dan tentunya ini akan kami teruskan,” sebut Adi Gunawan dalam kesempatan itu
Dari pantauan Semangat News demonstrasi berjalan damai di bawah pengawalan ratusan pihak keamanan Polres Dharmasraya. (rsy)
