Razia Lokasi Dugaan PETI Di Galugua, Polres 50 Kota Temukan Bekas Aktifitas Tambang  

by -

Razia Lokasi Dugaan PETI Di Galugua, Polres 50 Kota Temukan Bekas Aktifitas Tambang

 

SEMANGATNEWS. COM – Tim Opsnal Satreskrim Polres 50 Kota melakukan razia di lokasi dugaan Penambangan Emas Ilegal (PETI) di Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Senin pagi 15 Desember 2025. Razia yang dipimpin langsung Kasat Reskrim IPTU Repaldi ditindaklanjuti dari laporan masyarakat dan video viral tentang penambangan ilegal sepanjang Batang Kampar yang menggunakan dua unit alat berat jenis excavator.

 

Selain Kasat Reskrim, dalam penyelidikan juga terlibat KBO Satreskrim IPTU Restu Guspriyoga dan Kanit Tipidter IPDA Bayu Satria. Meskipun saat petugas tiba di TKP tidak ditemukan aktivitas penambangan, terlihat tanda-tanda bahwa aktivitas tersebut telah berlangsung selama beberapa hari.

 

“Meski tidak ada aktivitas saat ini, terlihat sisa kamp tempat peristirahatan pekerja dan sarana-prasarana pendukung,” ungkap Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid melalui Kasat Reskrim IPTU Repaldi, Selasa siang 16 Desember 2025.

 

Dari penyelidikan, petugas menemukan sejumlah Barang Bukti (BB) berupa 1 unit rangka besi dengan selang sedotan, dan 1 unit penyaringan pasir berukuran sekitar 3 meter panjang dan 5 meter tinggi. Menurut informasi, saat operasional tambang ilegal itu menggunakan 2 unit alat berat jenis PC 700.

 

Sebelumnya, aktivitas penambangan ilegal di lokasi itu viral di media sosial dan online, dengan kabar bahwa hasil penambangannya bisa mencapai beberapa kilogram emas.

 

Sementara itu, Walinagari Galugua Wendri belum memberikan tanggapan terkait kasus ini. Meskipun media ini sudah dua kali mencoba menghubungi melalui pesan whatsapp, namun pihak nagari diduga memilih bungkam.

 

Aktivitas PETI sering menyebabkan kerusakan lingkungan parah seperti deforestasi, pencemaran air akibat merkuri, dan perubahan bentang alam. Selain itu, pelaku juga tidak membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau pajak, merugikan negara, dan berpotensi menimbulkan konflik sosial di masyarakat sekitar. (ARYA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.