PADANG. SEMANGATNEWS.COM – Research Center for Climate Change, UNP, yang fokus mengkaji dampak dan solusi perubahan iklim, mengadakan kuliah umum, Jumat, 18/8. RCCC mendatangkan Prof. Dr. Mohd. Hairy bin Ibrahim pakar perubahan iklim yang sudah malang melintang di dunia akademik internasional. Kuliah umum tersebut bertempat di gedung aula FMIPA UNP.
Dalam paparannya, Prof. Hairy menekankan pentingnya ketangguhan (Resilience) dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyiapkan segala sumber daya menghadapi dinamika perumakan iklim. Sebagaimana diketahui, perubahan iklim kini merupakan fenomena yang terjadi di mana-mana, dan indikator perubahannya selalu meningkat setiap waktu.
Sesi tanya jawab, mahasiswa bertanya mengenai kebijakan pemerintah Malaysia menyiasati perubahan iklim. Prof. Hairy menjelaskan, di Malaysia jam-jam tertentu masyarakat dilarang berkerumun di luar rumah, terutama di musim-musim dinamika perubahan iklim memuncak. Berikutnya, di banyak kota besar di Malaysia, sudah terbangung sistem yang memenuhi syarat mitigasi bencana dan perubahan iklim yang terintegrasi dengan seluruh infrastruktur yang tersedia.
Di akhir presentasinya, Prof. Hairy menawarkan berbagai program kolaborasi sangat terbuka untuk dilakukan antara UPSI dengan UNP. Salah satunya Summer Camp (Kemah musim panas) bisa diadakan di beberapa lokasi Sumatera Barat, seperti Payakumbuh, Bukittinggi, Solok dan Batusangkar. “Ini sangat berguna, agar mahasiswa dan peneliti langsung berhadapan dengan alam, mencatat segala sesuatu yang dapat dijadikan sumber data awal untuk penelitian, di samping mempromosikan pariwisata,” demikian Prof. Hairy.
