Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis – Allex Saputra: Komitmen Membangun Padang Panjang yang Maju dan Inklusif

by -

Padang Panjang, Semangatnews.com – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra menjadi momentum penting untuk melihat berbagai program dan capaian pembangunan di Padang Panjang. Tepat pada 20 Februari 2026, keduanya menandai satu tahun masa pengabdian sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Tahun pertama kepemimpinan ini dijadikan sebagai fase kerja nyata dengan fokus pada percepatan pelayanan dasar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah kota juga memprioritaskan percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Hendri Arnis, sejak awal masa kepemimpinan mereka berkomitmen menghadirkan perubahan yang konkret dan menyentuh kebutuhan warga. Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang dijalankan diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Di bidang pendidikan, salah satu program yang mendapat perhatian luas adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP. Program ini dihadirkan untuk meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara.

Kebijakan tersebut juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Selain pendidikan formal, penguatan nilai keagamaan juga menjadi perhatian melalui pengembangan kawasan Islamic Center.

Di kawasan tersebut, berbagai fasilitas terus diperbaiki dan kegiatan keagamaan semakin diperluas untuk masyarakat. Salah satu kegiatan yang mendapat respons positif adalah pembukaan kelas tahsin Al-Qur’an gratis bagi masyarakat umum.

Kawasan Islamic Center juga diarahkan menjadi pusat syiar Islam sekaligus destinasi wisata religi yang memperkuat identitas Padang Panjang sebagai Serambi Mekkah. Penguatan ketahanan keluarga turut dilakukan melalui Program Sekolah Keluarga yang diikuti oleh puluhan ibu rumah tangga.

Program ini bertujuan memperkuat peran keluarga dalam pendidikan karakter anak serta meningkatkan kualitas pengasuhan di lingkungan rumah tangga. Dalam sektor sosial, pemerintah kota menghadirkan program Istana Lansia sebagai ruang aktivitas bagi warga lanjut usia.

Melalui kegiatan rutin tersebut, para lansia didorong tetap aktif, sehat, serta memiliki ruang sosial yang produktif. Selain itu, pemerintah juga meresmikan Graha Disabilitas sebagai pusat pelayanan dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.

Fasilitas ini memberikan berbagai layanan seperti pelatihan keterampilan, dukungan usaha, serta bantuan sosial. Upaya ini menjadi bukti komitmen pemerintah kota untuk memastikan seluruh warga memperoleh kesempatan yang sama dalam pembangunan.

Menutup refleksi satu tahun kepemimpinan, Hendri Arnis menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kota Padang Panjang. (Eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.